Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, DPRD Klaten Siap Perkuat Sinergi Terkait Program Pusat di Daerah

Angga Purenda • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:43 WIB
Pimpinan dan anggota DPRD Klaten menggelar Rapat Paripurna dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia (RI), Jumat (14/8/2026). (Angga Purenda/Radar Solo)
Pimpinan dan anggota DPRD Klaten menggelar Rapat Paripurna dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia (RI), Jumat (14/8/2026). (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM-DPRD Klaten menggelar Rapat Paripurna dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia (RI) pada Jumat (14/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Klaten tersebut menjadi momen untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Klaten Edy Sasongko.

Turut hadir Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Klaten M. Aria Rosyid serta para Wakil Ketua DPRD Klaten.

Baca Juga: Bukan Sekadar Mengeja, Membiasakan Anak Membaca Buku Bantu Pahami Konteks hingga Perkuat Bonding dengan Orang Tua

Berikutnya Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten beserta para Asisten Sekda hingga jajaran Kepala OPD di lingkungan Pemkab Klaten.

Mereka menyaksikan dan mendengarkan bersama penayangan Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk bekerja sekeras-kerasnya demi kepentingan rakyat dan negara.

Berbagai capaian strategis juga dipaparkan, salah satunya keberhasilan mewujudkan swasembada pangan untuk delapan komoditas utama.

Meliputi beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit dalam kurun waktu kepemimpinannya.

Baca Juga: Dulu Bisa dapat 10 Emas, Kini Maksimal Empat? Ini Alasan Solo Target hanya 1 Emas, Persaingan Judo Jateng Ternyata Makin Ketat

Menanggapi pidato kenegaraan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Klaten Edy Sasongko mengapresiasi berbagai capaian pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pusat, provinsi, hingga daerah.

"Tadi banyak disampaikan hasil-hasil pembangunan selama dua tahun lebih pemerintahan Pak Prabowo. Kami di daerah, baik bupati maupun pemerintah daerah dan DPRD, tentu harus bersinergi dengan pemerintah pusat untuk mendukung semua program yang sudah dilaksanakan," ujar Edy usai rapat paripurna, Jumat (14/8/2026).

Edy menyoroti sejumlah program strategis nasional yang dampaknya sudah mulai dirasakan di tingkat daerah.

Seperti program Koperasi Desa/Kelurahan Mandiri Pangan (KDMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga: Pemerintah Buka 4.770 Formasi CPNS 2026 lewat Sekolah Kedinasan, Cek Rinciannya

"Untuk skala Kabupaten Klaten, pembangunan fisik program KDMP sebagian besar sudah selesai, tinggal di tingkat kelurahan yang masih terus diproses. Begitu pula dengan program MBG, di semua kecamatan di Klaten saat ini sudah memiliki SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi),” ujar Edy.

Pada prinsipnya Edy sangat mendukung program pusat yang berdampak langsung ke masyarakat. Apabila ada evaluasi di lapangan tentu akan disampaikan secara konstruktif.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan dukungannya atas capaian-capaian nasional.

Mulai dari swasembada pangan hingga upaya mewujudkan kedaulatan energi.

"Kami siap menyukseskan berbagai program pemerintah pusat yang turun ke daerah. Kita menyadari proses pembangunan tidak bisa serta-merta selesai dalam satu dua tahun, namun negara terus berproses," tutur Hamenang.

Baca Juga: Picu Getaran dan Suara Peringatan, Dishub Boyolali Pasang Pita Penggaduh 9 MM di Jalur Rawan Kecelakaan

Meski demikian, Hamenang memberikan catatan khusus terkait penganggaran di daerah.

Terutama mengenai efisiensi Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Transfer ke Daerah (TKD). 

Ia berharap pemerintah pusat melakukan kajian dan revisi agar kapasitas fiskal daerah tetap terjaga di tengah situasi ekonomi yang menantang.

"Alhamdulillah, di tengah keterbatasan, Kabupaten Klaten masih sanggup menjalankan program pembangunan dan membayarkan gaji pegawai secara penuh. Namun tidak semua daerah seberuntung Klaten. Oleh karena itu, harapan kami ke depan efisiensi dana transfer ini bisa ditinjau kembali agar anggaran daerah dapat berjalan normal," tegasnya. (ren)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com
program pusa Presiden Prabowo dprd klaten sinergi pidato kenegaraan