Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Klaten Khidmat: Bupati Hamenang Ajak Mendoakan Korban Gempa NTT dan Kuatkan Persatuan

Angga Purenda • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 16:54 WIB
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat menjadi Inspektur upacara peringatan HUT ke-81 RI yang digelar di Alun-alun Klaten pada Senin (17/8/2026). (Dokumentasi Diskominfo Klaten)
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat menjadi Inspektur upacara peringatan HUT ke-81 RI yang digelar di Alun-alun Klaten pada Senin (17/8/2026). (Dokumentasi Diskominfo Klaten)

​RADARSOLO.COM-Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Alun-Alun Klaten, Senin (17/08/2026) berlangsung penuh khidmat, tertib dan menyatu dalam kebersamaan. 

Upacara diikuti oleh para pini sepuh pejuang kemerdekaan, veteran, wredatama dan warakawuri.

Begitu juga pimpinan DPRD, jajaran TNI/Polri, ASN, pelajar hingga pimpinan organisasi masyarakat Klaten.

Lewat berkibarnya sang Merah Putih Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo selaku inspektur upacara menyampaikan amanat yang mendalam.

Baca Juga: Hadirkan Suasana Baru, Bupati Klaten Kukuhkan 70 Anggota Paskibraka 2026 di Taman Nyi Ageng Rakit Bayat

Mengenai solidaritas kemanusiaan, rasa syukur atas nikmat kemerdekaan serta pentingnya menjaga persatuan bangsa.

​Dalam kesempatan tersebut, Bupati Hamenang secara khusus sempat mengajak seluruh jajaran Forkopimda, peserta upacara dan masyarakat Klaten untuk sejenak menundukkan kepala.

Memanjatkan doa bersama bagi saudara-saudara se-bangsa di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah tertimpa bencana alam gempa bumi.

​"Marilah kita sejenak menundukkan kepala serta memanjatkan doa. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan perlindungan, kekuatan dan ketabahan kepada seluruh masyarakat yang terdampak bencana. Semoga saudara-saudara kita yang menjadi korban mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," tutur Hamenang.

​Ia juga mendoakan agar seluruh proses evakuasi serta penanganan darurat di lokasi bencana NTT diberikan kelancaran.

Baca Juga: Bupati Hamenang Promosikan Potensi Klaten di Forum Kerja Sama antarpemda Indonesia-China, Buka Peluang Investasi Internasional

Para relawan yang bertugas senantiasa dianugerahi kekuatan, kesehatan serta keselamatan.

Sementara itu, dalam amanatnya, Bupati Hamenang juga mengingatkan bahwa suasana kemerdekaan, kedamaian dan ketenteraman yang dirasakan seluruh rakyat bukanlah hadiah gratis. 

Melainkan buah dari perjuangan panjang para pahlawan dan pejuang bangsa.

Mereka telah mengorbankan keringat, air mata, bahkan tetesan darah demi tegaknya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca Juga: Pastikan Program Tepat Sasaran, Bupati Klaten Tinjau Pelaksanaan Rehab RTLH di Sajen Trucuk

​"Tugas kita sekarang adalah meneruskan perjuangan para pahlawan dengan mengisi kemerdekaan ini sebaik mungkin," katanya. 

"Mengisi kemerdekaan berarti kita harus bekerja nyata untuk memajukan daerah dan negara, meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat perekonomian dan menjaga kelestarian alam. Termasuk memastikan bahwa setiap warga negara merasakan manfaat dari kemerdekaan," lanjut Hamenang.

​Bupati Hamenang menggarisbawahi bahwa sebesar apa pun rencana pembangunan dan secanggih apa pun teknologi yang dimiliki, semua itu akan sia-sia jika bangsa Indonesia kehilangan persatuan dan kesatuan. 

Menurutnya, konsep hidup guyub rukun dan saling bahu-membahu adalah pondasi kokoh dalam membangun rumah besar bernama Indonesia.

​"Bendera Merah Putih bisa berkibar tegak karena tiangnya kokoh dan tiang itu adalah persatuan kita. Bersatu berarti kita saling menghormati perbedaan, saling memahami dan tetap berpegang pada tujuan yang sama yakni kejayaan bangsa," jelasnya.

​Menghadapi usia 81 tahun Kemerdekaan RI, Bupati Hamenang memaparkan bahwa bangsa Indonesia telah teruji oleh berbagai krisis ekonomi, bencana alam, pandemi, hingga dinamika global.

Baca Juga: Pastikan Program Tepat Sasaran, Bupati Klaten Tinjau Pelaksanaan Rehab RTLH di Sajen Trucuk

Namun, berkat semangat juang warisan para pendahulu, Indonesia selalu berhasil bangkit.

Hamenang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merapatkan barisan dan mewujudkan cita-cita nasional sesuai tema peringatan tahun ini, "Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur".

Hal itu untuk menyongsong tantangan masa depan, seperti persaingan global yang ketat, perubahan iklim hingga revolusi teknologi, 

​"Indonesia berdaulat, bangsa yang berdiri tegak dengan kekuatan sendiri. Percaya pada kemampuan nasional, menjaga jati diri serta mampu berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia," ucapnya.

Baca Juga: Gelar Run for Zero Waste, Bupati Klaten Ajak Masyarakat Pilah Sampah dari Rumah

Sementara itu, Indonesia Adil, Hamenang menegaskan pembangunan dan pelayanan publik tidak boleh hanya dirasakan sebagain pihak saja.

Tetapi harus hadir secara merata untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Sedangkan terkait Indonesia Makmur, diharapkan kemerdekaan dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pertumbuhan ekonomi rakyat, tersedianya lapangan kerja, pendidikan yang makin baik, akses kesehatan yang mudah serta lingkungan masyarakat yang aman dan sejahtera.

"Mari kita jadikan sebagai momentum untuk memperbarui janji kita kepada tanah air. Janji untuk menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata. Janji untuk membawa Indonesia menuju kejayaan di panggung dunia," pungkasnya. (ren)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com
Gempa NTT hut ke-81 kemerdekaan ri Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo persatuan