Setelah sukses menyuguhkan gelaran karnaval budaya, berlanjut ke karnaval pembangunan yang dilaksanakan di sepanjang Jalan Pemuda, Klaten pada Rabu (19/8/2026).
Agenda Karnaval Pembangunan yang dimulai sejak pukul 13.00 tersebut mengusung babak Mahakarya Kiwari (mahakarya zaman sekarang).
Sebanyak 38 kontingen yang terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Klaten, BUMD hingga swasta turut serta memeriahkan parade tersebut.
Baca Juga: Mengusung Kejayaan Mataram Kuno, 28 Kontingen Unjuk Kreasi di Karnaval Budaya Klaten 2026
Rangkaian parade membentang sepanjang 1,5 kilometer, dimulai dari titik kumpul di depan Bank Jateng Syariah Klaten (Jalan Pemuda) hingga panggung kehormatan di depan Rumah Dinas Bupati Klaten.
Karnaval dibuka secara semarak oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bersama jajaran Forkopimda yang menyapa warga dari atas kendaraan terbuka Volkswagen (VW).
Dilanjutkan atraksi memukau dari Drumband Akademi Angkatan Udara (AAU) Gita Dirgantara dari Yogyakarta.
Serta penampilan dari masing-masing kontingen yang tahun ini dirancang berbeda dari parade pembangunan sebelumnya.
Para peserta membawa unsur visual Mataram kuno yang dipadukan harmonis dengan potret perkembangan dan wajah Klaten hari ini.
Mulai dari terkait teknologi, inovasi pelayanan publik dan capaian fisik. Begitu juga mengenai pertumbuhan ekonomi hingga berbagai program prioritas pemerintah daerah menjadi bagian utama dari narasi yang ditampilkan.
Melalui kendaraan hias tersebut, setiap OPD menyajikan capaian kerja, program unggulan, dan keterkaitannya dengan fokus pembangunan daerah.
Tidak hanya dekorasi statis, pelaku dan masyarakat penerima manfaat juga dilibatkan secara langsung di atas kendaraan hias.
Warga yang memadati Jalan Pemuda tidak sekadar melihat hiasan visual.
Tetapi juga dapat menyaksikan secara langsung bukti program kerja, ragam pelayanan yang tersedia serta arah pembangunan Kabupaten Klaten ke depan.
“Luar biasa sekali masyarakat tumplek-blek dan yang tambah sepesial untuk pertama kali dibuka drum band dari AAU," terang Hamenang.
"Kami juga terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur AAU yang sudah memperbolehkan para taruna terbaiknya tampil dalam karnaval pembangunan ini," lanjutnya.
Melalui perhelatan tersebut, Pemkab Klaten ingin menegaskan bahwa capaian pembangunan daerah tidak hanya dapat dibaca melalui angka-angka statistik atau laporan administratif semata.
Melainkan disampaikan lewat pengalaman visual yang inklusif dan dekat dengan masyarakat.
“Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar. Semua happy, semoga tahun depan kita ada tematik yang baru lagi. Silakan ditunggu, untuk kemudian bisa disaksikan bersama,” kata bupati.
Berbagai pesan dan inovasi kreatif ditunjukkan oleh para peserta. Salah satunya hadir dari Kontingen Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten.
Kepala DKPP Klaten Iwan Kurniawan menjelaskan, pada 2026 ini pihaknya mengusung fokus tema yang berbeda dibanding tahun sebelumnya.
"Untuk di DKPP sendiri untuk tahun 2026 ini temanya Gemarikan atau Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan. Kalau tahun lalu kita fokus pada sektor peternakan, tahun ini fokus pada sektor perikanan,” ujar Iwan.
Lebih lanjut, Iwan menjelaskan, bahwa setiap tahun DKPP memiliki tema tersendiri agar beragam. Harapannya melalui karnaval tersebut konsumsi ikan di masyarakat Klaten bisa meningkat.
“Ini juga bagian kami sekaligus menjadi ajang sosialisasi dan kampanye edukatif kepada di karnaval pembangunan," tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, kontingen DKPP Klaten menghadirkan mobil hias dengan menampilkan ikan lele raksasa sebagai ikonnya.
Termasuk membagikan, ikan lele dan nila kepada pengunjung di seputaran panggung kehormatan seusai tampil dihadapan Bupati Klaten Hamenang.
Antusias warga terpancar jelas di sepanjang jalur karnaval. Bunati, 43, warga asal Jimbung, Kalikotes, menyampaikan rasa bahagianya bisa menyaksikan langsung kemeriahan acara tersebut.
"Saya datang dari Jimbung sekira Pukul 14.30. Rangkaian acaranya meriah sekali, dalam memeriahkan hari kemerdekaan dan hari jadi Klaten ini. Semoga Klaten makin bersinar, makin maju dan masyarakatnya makin bahagia," tutur Bunati penuh semangat. (ren)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com