RADARSOLO.COM- Gelaran Klaten International Motocross yang disandingkan dengan Kejurnas Motocross Round 6 Tahun 2026 sukses mengguncang Sirkuit Bokong Semar, kawasan wisata Rowo Jombor, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten, pada Sabtu-Minggu (22-23/8/2026).
Ajang bertaraf nasional dan internasional tersebut tidak hanya menyajikan persaingan sengit para pembalap.
Tetapi juga menandai langkah awal Kabupaten Klaten menuju pusat kegiatan otomotif di Jawa Tengah.
Baca Juga: Bintang MIN 9 Sragen Raih Topskor Elementary Futsal Fest Radar Solo: Impikan Tembus Timnas Futsal
Sirkuit Bokong Semar yang berdiri di atas lahan seluas 3 hektare dengan panjang lintasan 1,3 Km telah mengantongi pengesahan resmi dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) karena memenuhi standar internasional.
Sebagai salah satu seri paling bergengsi pada 2026, kejuaraan tersebut menyedot perhatian crosser top tanah air hingga mancanegara.
Tujuh pembalap internasional tampil memanaskan persaingan di lintasan tersebut.
Mereka adalah Gage Dunham (Amerika Serikat), Witsarut Salangam (Thailand), Jake Rumens, Madoc Dixon dan Lewis Stewart (Australia), Pascal Daniel (Prancis) dan Aleena Mansur (India)
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, menyampaikan bahwa ajang tersebut mengukir sejarah baru bagi wilayah yang dipimpinnya.
“Alhamdulillah sesuai dengan rencana kita berhasil menyelenggarakan acara Klaten International Motocross yang sekaligus Kejurnas Motocross seri 6 tahun 2026. Nah, ini event pertama kali Kejurnas apalagi International Motocross di Kabupaten Klaten,” ujar Hamenang dikutip dari rilis yang diterima radarsolo.jawapos.com, Senin (24/8/2026).
Baca Juga: Polemik Aset Keraton Makin Panas, Kubu Purbaya Laporkan LDA ke Polresta Solo
Hamenang menegaskan, suksesnya gelaran tersebut membuktikan potensi besar Klaten sebagai tuan rumah ajang olahraga otomotif berkelas di Jawa Tengah.
Terlebih mengarahkan terselenggaranya event tersebut sebagai strategi penguatan sport tourism guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah.
Ke depan, Sirkuit Bokong Semar diproyeksikan berkembang menjadi fasilitas permanen dan kawasan otomotif terpadu.
Baca Juga: Warga Sragen Mengadu ke Kang Dedi Mulyadi terkait Kasus Hukum
Rencana lintasan tersebut tidak hanya menyasar motocross, tetapi juga akan mengintegrasikan berbagai cabang olahraga otomotif berstandar internasional lainnya. Seperti road race, drag race, drifting, hingga slalom.
“Harapannya tentu ke depan tidak hanya selesai di sini, tapi kita bisa menyelenggarakan event-event bertaraf nasional dan internasional. Harapannya Klaten bisa menjadi episentrum otomotif di Provinsi Jawa Tengah,” tegas Hamenang.
Pengembangan ekosistem otomotif tersebut diyakini akan memperkuat daya tarik wisata Klaten.
Sekaligus memberikan dampak multiplier bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Begitu juga pada sektor ekonomi kreatif, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan Rowo Jombor. (ren)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com