RADARSOLO.COM-Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo sempat meninjau secara langsung terkait progres pembangunan Jembatan Ngancar di ruas Jalan Jiwan-Kayumas, Kecamatan Jatinom, Rabu (26/8/2026).
Pembangunan Jembatan Ngancar yang menghubungkan Desa Bandungan, Kecamatan Jatinom dengan Desa Jiwan, Kecamatan Karangnongko terus dikejar.
Saat dipantau orang nomor satu di Kabupaten Klaten itu baru tahapan perakitan fisik jembatan.
Baca Juga: Resmi Jalin Kerja Sama Strategis, Pegadaian dan UNSA Menggelar Talkshow Edukasi Keuangan Syariah
Penggantian jembatan ini memanfaatkan konstruksi Jembatan Rangka Baja Tipe B dengan pagu anggaran senilai Rp18,82 miliar dan HPS sebesar Rp16,45 miliar.
"Saat ini masih proses pengerjaan. Alhamdulillah, rangka barunya sudah datang dan sudah mulai proses pemasangan," jelas Hamenang.
Jembatan baru tersebut didesain memiliki total panjang penanganan mencapai 80 meter.
Dari sisi dimensi teknis, jembatan dirancang memiliki lebar keseluruhan 7 meter, dengan lebar efektif badan jalan 6 meter.
Termasuk dilengkapi fasilitas trotoar di kedua sisi selebar 2 x 0,50 meter.
Guna memastikan mobilitas warga sekitar tidak terputus total selama masa pengerjaan, rangka lama jembatan untuk sementara waktu masih dipertahankan sebagai jalur distribusi masyarakat.
Baca Juga: Dari Konter Pulsa Hingga Raih Hadiah Mobil, Kisah Narsun BRILink Agen 'Juragan' Asal Bandung
Penanganan tersebut bersifat kondisional hingga struktur utama jembatan baru siap dioperasikan.
"Rangka lama nanti akan dilepas setelah rangka baru siap dan dapat digunakan," lanjutnya.
Melihat iklim dan kondisi cuaca di lapangan yang dinilai sangat mendukung, Hamenang optimis pengerjaan fisik dapat rampung tepat waktu sesuai dengan target yang ditetapkan Pemkab Klaten.
"Target kita November insyaallah selesai. Ini masih on progress. Cuaca mendukung, semoga diberi kemudahan dan kelancaran sehingga nanti di akhir November sudah bisa dilewati," pungkas Hamenang. (ren)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com