RADARSOLO.COM-Komandan Kodim (Dandim) 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto turun langsung meninjau sejumlah lokasi sasaran TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Tahun 2026 di Desa/Kecamatan Trucuk, Klaten, Kamis (24/9/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Dandim didamping jajarannya, antara lain Pasiter Kodim 0723/Klaten Kapten Kav Pujiono, Danramil 19/Trucuk Kapten Inf Widoyo, Bati Ter Kodim 0723/Klaten Pelda Rahardian. Termasuk Babinsa Desa Trucuk Sertu Wahyudi, serta jajaran perangkat Desa Trucuk.
Langkah peninjauan itu dilakukan untuk memastikan kondisi lapangan serta mematangkan seluruh kebutuhan teknis. Sebelum program sinergi TNI dan pemerintah daerah tersebut resmi digulirkan.
Baca Juga: Dongkrak PAD Lewat WO, Bumdes Tlobong Klaten Berdayakan Pemuda dari 10 RW Jadi Kru Profesional
Dalam peninjauan tersebut, Dandim menyisir sejumlah titik sasaran fisik yang akan digarap. Di antaranya rencana betonisasi jalan, pembangunan talud jalan, program jambanisasi hingga rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga penerima manfaat.
Slamet menegaskan bahwa pengecekan secara presisi di lapangan sangat penting. Guna perencanaan yang telah disusun selaras dengan realita geografis dan kebutuhan mendasar masyarakat setempat.
"Peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan kesiapan lokasi dan sasaran yang nantinya menjadi bagian dari pelaksanaan TMMD Reguler ke-130. Kami ingin setiap kegiatan yang dikerjakan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat dan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang," ujar Slamet, Kamis (24/9/2026).
Ia menambahkan, kunci keberhasilan program TMMD terletak pada komunikasi dan koordinasi yang intensif antara Kodim 0723/Klaten, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta elemen masyarakat.
Menurutnya, kebutuhan logistik, tenaga dan material perlu dipetakan sejak awal guna mengantisipasi potensi kendala saat pelaksanaan di lapangan.
"Kami berharap seluruh persiapan dapat berjalan dengan baik sehingga pada saat pelaksanaan nanti tidak ada kendala yang berarti. Yang paling penting, hasil pembangunan dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh masyarakat," tambahnya.
Baca Juga: Tanpa Penonton di Sriwedari, Stefan Keeltjes: Kendal Tornado FC Sudah Terbiasa
Salah satu fokus utama pengerjaan fisik TMMD kali ini adalah betonisasi jalan desa. Peningkatan kualitas jalan ini diharapkan menjadi penyokong utama kelancaran aksesibilitas warga, mobilitas hasil pertanian, serta percepatan roda ekonomi lokal di Kecamatan Trucuk.
Sementara itu, pembuatan talud diproyeksikan untuk memperkokoh struktur bahu jalan dari bahaya erosi maupun luapan air.
Selain infrastruktur jalan, TMMD Reguler ke-130 ini juga menyasar kesejahteraan dan kesehatan masyarakat melalui program non-fisik dan peningkatan sarana dasar. Seperti jambanisasi dan pembenahan RTLH agar hunian warga menjadi lebih layak dan sehat. (ren)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com