Serap DBHCHT Rp 420 Juta: Disperinaker Klaten Gelar Pelatihan Otomotif, Peserta Dapat Bantuan Modal Kerja

Angga Purenda • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 13:37 WIB
Pelatihan dan Sertifikasi Otomotif Roda Dua yang digelar oleh Disperinaker Klaten di SMK Kristen 5 Klaten pada Juli 2026. (Dokumentasi Bagian Prokopim Setda Klaten)
Pelatihan dan Sertifikasi Otomotif Roda Dua yang digelar oleh Disperinaker Klaten di SMK Kristen 5 Klaten pada Juli 2026. (Dokumentasi Bagian Prokopim Setda Klaten)

RADARSOLO.COM-Pemkab Klaten terus berkomitmen mengasah keterampilan dan membuka peluang kerja dengan membekali masyarakat dengan berbagai pelatihan.

Salah satunya melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Klaten dari alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026.

Digelontorkan untuk menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Otomotif Roda Dua untuk masyarakat Klaten.

Baca Juga: Kelola DBHCHT Rp 7,3 Miliar, Dinkes Klaten Harapkan Dukungan Anggaran Kesehatan Berkesinambungan

Pelatihan yang dipusatkan di SMK Kristen 5 Klaten ini diawali sejak pertengahan Juli 2026.

Diikuti puluhan peserta yang sebelumnya telah dilakukan verifikasi secara ketat.

Penyelenggara hendak memastikan bukan dari keluarga ASN, TNI, Polri, maupun perangkat desa sehingga program bisa tepat sasaran.

"Pagu dana untuk pelatihan otomotif roda dua sebesar Rp 420 juta bersumber dari DBHCHT Tahun 2026," kata Kepala Bidang Tenaga Kerja Disperinaker Klaten, Setyanto Nugroho, di kantornya, Kamis (24/9/2026).

Setyanto menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti oleh 35 peserta dari kalangan keluarga petani dan buruh tani tembakau.

Namun, dalam perjalanannya satu peserta mengundurkan diri, sehingga sebanyak 34 peserta tekun menjalani pelatihan selama 18 hari kerja.

Baca Juga: Dinkes Klaten Optimalkan Rp 7,3 Miliar DBHCHT 2026 untuk Stok Obat dan Logistik Medis 34 Puskesmas

Selama 18 hari, para peserta mendapatkan materi komprehensif. Mulai dari motivasi, soft skill, dan etos kerja dari Disperinaker.

Termasuk bimbingan teknis dari instruktur profesional SMK Kristen 5 Klaten.

Materi mencakup pengenalan peralatan, teori dasar, praktik pembongkaran mesin, sistem kelistrikan hingga perbaikan sepeda motor dan sepeda listrik bagi pemula.

Selain mendapatkan sertifikat kompetensi jika dinyatakan lulus dan uang saku selama pelatihan, para peserta juga dibekali stimulan berupa bantuan alat kerja bernilai sekira Rp 5 juta.

Hal itu bisa dioptimalkan untuk modal awal membuka usaha mandiri.

Baca Juga: Kabupaten Klaten Terima DBHCHT Rp 13 Miliar, Dialokasikan untuk Tiga Bidang Utama, Apa Saja?

Keberlangsungan pelatihan tersebut pun mendapat perhatian langsung dari jajaran pimpinan daerah.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo didampingi Kepala Disperinaker Klaten sempat meninjau langsung pelaksanaan pelatihan di SMK Kristen 5 Klaten untuk memastikan program berjalan optimal sekaligus memotivasi para peserta.

"Harapannya setelah lulus, peserta dapat terserap di perusahaan-perusahaan otomotif atau membuka usaha bengkel secara mandiri. Bekal yang diberikan cukup lengkap sehingga mereka benar-benar siap memasuki dunia kerja maupun menjadi wirausahawan," ungkap Bupati Hamenang.

Lebih lanjut, Hamenang menambahkan, pelatihan otomotif roda dua tersebut merupakan satu dari sekian banyak program pelatihan kerja yang disiapkan Pemkab Klaten.

Masyarakat diimbau untuk aktif memanfaatkan peluang tersebut dengan memantau informasi resmi melalui portal Sikendi Klaten maupun media sosial Disperinaker Kabupaten Klaten. (ren)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com
pelatihan otomotif DBHCHT disperinaker klaten Modal Kerja