RADARSOLO.COM- Pemkab Klaten mengintensifkan penyaluran dropping air bersih untuk warga terdampak kekeringan di kawasan lereng Gunung Merapi.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), untuk dropping air bersih dari 15 Juni-1 Oktober 2026 sudah 1.067 tangki dengan volume air mencapai 5,34 juta liter.
Disalurkan ke 13 desa yang tersebar di lima kecamatan yang meliputi Kemalang, Cawas, Bayat, Wedi dan Jatinom.
Adapun penerima manfaat dari dropping air bersih itu terdapat 5.006 Kepala Keluarga (KK) atau 16.710 jiwa.
Baca Juga: Sempat Dilaporkan Hilang, Lansia Ditemukan Meninggal di Persawahan Balepanjang Baturetno Wonogiri
Seperti yang dilakukan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo turun langsung memimpin pendistribusian air bersih di Dusun Bono, Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Kamis (8/10/2026).
Sebanyak dua truk tangki disiagakan untuk mengisi bak penampungan umum milik warga setempat.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Forkompimda Klaten turut mendampingi langsung di lapangan.
Di antaranya Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto dan Kapolresta Klaten Kombes Pol Ari Cahya Nugraha.
Kedatangan rombongan disambut antusias oleh masyarakat Desa Sidorejo.
Baca Juga: Daihatsu Xenia 2022 vs Mitsubishi Xpander 2022, Harga Bekas Mulai Rp180 Jutaan, Pilih yang Mana?
Warga tampak berbondong-bondong membawa galon dan jeriken untuk mengantre air bersih guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Bupati Klaten Hamenang menyampaikan bahwa penanganan dampak musim kemarau ini dilakukan melalui kolaborasi lintas sektoral.
Mulai dari Pemkab Klaten, BPBD, TNI-Polri, relawan hingga kontribusi CSR dari para pengusaha tambang maupun instansi lainnya
"Kami giat bareng Pak Kapolresta, Pak Dandim, BPBD, dan teman-teman pengusaha tambang melakukan dropping air bersih di kawasan Lereng Merapi, tepatnya di Desa Sidorejo. Setiap hari Pemkab melalui BPBD terus menyalurkan bantuan dropping air bersih," ujar Hamenang ditemui di lokasi, Kamis (8/10/2026).
Hamenang menjelaskan, armada BPBD Klaten jika selama ini menyalurkan sekitra 6 truk tangki untuk dropping air bersih setiap harinya khusus untuk wilayah Kecamatan Kemalang.
Baca Juga: Simpan 10 Butir Riklona, Pria di Puhpelem Wonogiri Diamankan Polisi
Sedangkan secara keseluruhan, Pemkab mengalokasikan 15 truk tangki per hari untuk dropping air bersih yang mencakup wilayah rawan kekeringan lainnya. Seperti di Kecamatan Bayat dan Cawas.
Namun berkat dukungan dari Polresta, Kodim, relawan, dan program CSR total pasokan air bersih yang disalurkan ke masyarakat dapat mencapai 25-30 tangki setiap harinya.
Mengingat kondisi cuaca yang belum pasti, Hamenang turut mengetuk hati berbagai elemen masyarakat, organisasi, maupun komunitas untuk ikut mengulurkan bantuan.
"Tentu kita belum tahu sampai kapan kondisi alam seperti ini. Kami memohon doa agar segera turun hujan. Di sisi lain, kami juga mengajak saudara-saudara, komunitas, atau organisasi yang ingin membantu untuk langsung dropping air bersih ke Kecamatan Kemalang maupun wilayah lain di Kabupaten Klaten," ungkapnya.
Manfaat dropping air bersih ini dirasakan langsung oleh warga Dusun Bono, Desa Sidorejo.
Baca Juga: Baznas Jateng Kucurkan Rp5,25 M Modal Usaha ke Mustahik, Wagub Taj Yasin: Pendampingan Jadi 'Role
Salah satunya, Yuwati, 48, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasokan rutin air bersih yang menyasar pemukiman mereka.
"Alhamdulillah, kalau saya tidak sampai beli air karena ada bantuan dropping ini. Setiap ada pengiriman, saya bersama suami ambil air pakai galon. Kadang sampai lima kali bolak-balik untuk diisi ke rumah," tutur Yuwati.
Yuwati menceritakan bahwa wilayahnya sudah mengandalkan bantuan air bersih selama hampir dua bulan terakhir.
Baca Juga: Hasil Practice Moto3 Indonesia 2026: Aksi Menit Akhir, Veda Ega Pratama Amankan Tiket Lolos Q2
Pasokan air tersebut digunakan untuk konsumsi harian seperti memasak, mandi dan mencuci, Termasuk memberi minum lima ekor sapi ternaknya yang membutuhkan pasokan air dua kali dalam sehari.
“Untuk satu titik penampungan air bersih dimanfaatkan oleh sekitar 46 Kepala Keluarga (KK) guna memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah musim kemarau,” ucapnya. (ren)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com