Menu makanan di warung makan milik Aris Yuwono, 50, ini tak pernah sepi pembeli. Menunya sederhana, seperti layaknya warung makan ayam dan bebek goreng lainnya. Ada ayam, bebek, udang, lele, bandeng, patin, dan lain-lainnya. Aris sudah berjualan makanan itu sejak 2010 lalu.
”Setiap hari buka, kecuali kalau Jumat atau kalau di kampung ada yang punya hajat libur,” kata Aris kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (21/10).
Resep masakan yang spesial adalah ikan bandeng. Menu ini juara enaknya sebagai masakan sederhana. Sensasi pedasnya cabe hijau dan segarnya kuahnya memperkuat rasa ikan bandeng yang gurih. Jadinya maknyus banget.
”Kita pakai bandeng segar. Digoreng dulu. Baru kemudian dimasak dengan bumbu cabai hijau,” kata Aris.
Nyaris semua makanan yang disajikan bisa dipesan dengan bumbu cabai hijau. Baik ayam, bebek, cumi, udang, dan lainnya. Resep masakan dengan bumbu cabai hijau termasuk jarang di Sukoharjo.
”Saya 3 tahun lalu, awalnya ya coba-coba saja. Tapi kemudiam banyak yang suka. Hingga menjadi masakan favorit,” katanya.
Selain bandeng, satu lagi yang menjadi favorit jika dimasak dengan bumbu cabai hijau, yakni cakar atau kaki bebek. Gurihnya rasa kaki bebek berpadu dengan kuah segar pedasnya bumbu cabai hijau membuat mulut tak akan berhenti mengunyah. Malah, bisa-bisa minta nambah.
”Seporsi sekitar Rp 21 ribuan. Banyak pilihan menu,” katanya.
Dwi Anggoro, 40, salah seorang pelanggan mengaku ketagihan mampir ke warung ini. Terlebih saat makan siang. ”Kuahnya yang bening bikin seger saat disantap siang hari. Apalagi ada banyak menu pilihannya. Yang paling saya suka bandeng,” tandasnya. (kwl/adi) Editor : Damianus Bram