Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Ratusan Pecinta Gowes Hadiri Pembukaan Waroeng Ndeso Warso

Damianus Bram • Minggu, 18 Desember 2022 | 19:06 WIB
Ratusan pecinta Gowes menghadiri pembukaan Waroeng Ndeso Warso yang berada di jalan Teuku Umar, Kelurahan Kroyo, Kecamatan Karangmalang. Warung ini dekat kawasan kota, tapi masih bisa menikmati kesejukan area persawahan. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
Ratusan pecinta Gowes menghadiri pembukaan Waroeng Ndeso Warso yang berada di jalan Teuku Umar, Kelurahan Kroyo, Kecamatan Karangmalang. Warung ini dekat kawasan kota, tapi masih bisa menikmati kesejukan area persawahan. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID - Ratusan pecinta Gowes dari berbagai komunitas di Sragen berkumpul di Waroeng Ndeso Warso Minggu (18/12) pagi. Kegiatan ini sekaligus memperkenalkan tempat nongkrong baru yang menawarkan konsep sederhana namun nyaman bagi warga Sragen.

Berbagai komunitas gowes hadir dan berpartisipasi. Setidaknya ada 270 peserta gowes yang hadir di tempat makan yang berada di jalan Teuku Umar, Kelurahan Kroyo, Kecamatan Karangmalang ini. Termasuk para Muspika hingga mantan Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman juga tampak mengikuti kegiatan Gowes.

Usai berkeliling Sragen, para pecinta sepeda beristirahat dan menikmati menu sarapan di Waroeng Ndeso dengan diiringi hiburan musik. Selain itu pengunjung bisa menikmati suasana angin semilir sekaligus pemandangan area persawahan. Ditambah panorama gunung Lawu yang terlihat jelas ketika suasana sedang cerah.

Pemilik Waroeng Ndeso Warso Ardi Prasetyo menyampaikan lokasi memang di kawasan pengembangan pemukiman, sehingga dekat dengan kawasan kota, tapi masih bisa menikmati kesejukan area persawahan.

"Jadi kita mengutamakan hidangan jawa yang enak, sekaligus memberikan suasananya yang tidak mewah, tapi nyaman bagi pengunjung," terangnya.

Untuk menu istimewa yang disajikan, Ardi mengatakan ada olahan mangut atau manyung. Selain juga terdapat menu ikan yang lainnya.

Kemudian untuk jam operasional mulai pukul 07.00-22.00 WIB pada hari kerja. Sedangkan pada akhir pekan bisa melayani hingga pukul 24.00 WIB. Selain itu menu yang disajikan juga beragam, terbagi dari tiga sesi. Mulai untuk sarapan pagi, makan siang hingga wedangan pada malam hari.

"Sarapan ringan pukul 07.00 biasa sarapan sop, soto, timlo, pecel. Pukul 10.00 sudah tersedia masakan jawa dengan berbagai variasi. Kemudian pukul 16.00 juga tersedia menu wedangan, seperti sundukan, nasi bakar, beragam wedang, masakan gongso, nasi goreng ndeso dan sebagainya," terang Ardi.

Dia menuturkan untuk harga dipastikan terjangkau. Mulai dari Rp 2.000-20.000 bagi pelanggan. Pihaknya juga memberi ruang bagi para seniman/musisi untuk menampilkan karyanya. (din/dam) Editor : Damianus Bram
#Waroeng Ndeso Warso #Pecinta Gowes #komunitas gowes #Agus Fatchur Rahman