Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Sensasi Santap Tengkleng Kepala Kambing Utuh dari Sragen, Empuk dan Gurih Hingga ke Dalam

Ahmad Khairudin • Minggu, 6 Agustus 2023 | 01:05 WIB

Tengkleng kepala kambing utuh yang jadi menu favorit salah satu rumah makan di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Sragen.
Tengkleng kepala kambing utuh yang jadi menu favorit salah satu rumah makan di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Sragen.

RADARSOLO.COM - Banyak menu kuliner dari bahan dasar daging kambing. Seperti, sate, tongseng, tengkleng dan sebagainya. Di Sragen, ada salah satu rumah makan yang menyajikan tengkleng kepala kambing utuh. Seperti apa rasanya?

Rumah makan di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Sragen ini tidak hanya menyediakan potongan daging kambing yang sudah dimasak. Namun, lebih spektakuler adalah menyediakan tengkleng kepala kambing utuh. Kepala kambing tersebut disajikan dalam piring. Sedangkan kuah tengklengnya disajikan secara terpisah.

Karena disajikan utuh, bagian dalam kepala kambing juga masih utuh. Seperti otak, mata dan lidah masih ada di posisinya. Sajian ini bisa disantap tanpa nasi maupun menggunakan nasi. Dalam satu porsi penyajian tak habis dimakan satu orang. Setidaknya butuh empat orang dengan merogoh kocek sekira Rp 150 ribu untuk satu menu tengkleng kepala kambing utuh itu.

Dengan konsep sajian yang unik ini, tak heran jika tengkleng kepala kambing utuh diminati banyak orang. Bahkan, warga luar kota banyak yang mencari kuliner tersebut. Meski dari pihak rumah makan juga menyediakan menu lainnya seperti tongseng maupun sate.

Pemilik warung Eko Wijiono menyampaikan, pada akhir pekan, cukup banyak warga luar kota yang berkunjung. Dia menyajikan tengkleng kepala kambing agar memiliki ciri khas yang berbeda dengan yang lainnya.

”Banyak yang jual tengkleng, tapi ini punya ciri khas kami. Membuat sesuatu yang berbeda dengan penjual yang ada di Sragen maupun di Solo Raya. Kepala kami sajikan utuh bersama kaki,” ujarnya.

Dia menambahkan, yang membedakan dengan tengkleng lain, selain bumbunya, rasa dan penyajian yang unik. Selain itu nasi bisa ambil sepuasnya. Agar matang sempurna, kepala kambing direbus dalam waktu yang lebih lama dari biasanya. Sehingga bagian dalamnya matang sempurna. Selain itu, cara pengolahan menggunakan nanas dan jeruk nipis agar bagian daging lebih empuk.

Adapun jenis kambing yang dipakai yakni kambing Jawa. Sejauh ini rasanya tidak kalah dengan kambing jenis lainnya. Dia mengklaim, dagangannya semakin dikenal setelah menjadi salah satu donatur dan mendapat penghargaan menu favorit saat Muktamar Muhammadiyah akhir 2022 lalu. Terkait efek samping dari menyantap daging kambing dan jeroannya, dia menyampaikan tidak perlu khawatir.

”Tidak masalah makan kambing, yang penting tetap jaga kondisi tubuh. Olahraga dan bersedekah agar jiwa dan raga kita sehat,” ujarnya. (din/adi/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#kepala kambing utuh #daging kambing #sragen #Tengkleng