Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Nikmatnya Mi Ayam SD 6 Wonogiri yang Legendaris, Menu Favoritnya dengan Es Asem yang Segar

Iwan Adi Luhung • Minggu, 14 September 2025 | 02:30 WIB
Mi ayam dan es asem jadi menu favorit di warung Mi Ayam SD 6 Wonogiri. (Iwan Adi Luhung/Radar Solo)
Mi ayam dan es asem jadi menu favorit di warung Mi Ayam SD 6 Wonogiri. (Iwan Adi Luhung/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Wonogiri punya banyak warung mi ayam yang terkenal dan legendaris. Salah satunya warung mi ayam legendaris tersebut milik Sumarno yang lebih dikenal sebagai Warung Mi Ayam SD 6 Wonogiri.

Sesuai namanya, warung itu berdiri tak jauh dari SDN 6 Wonogiri. Tepatnya di sebelah utara sekolah. Bahkan dulu tepat berada di depan sekolah itu.

”Sejak sekitar 2015 pindah di sini,” ujar Mulato, salah satu pegawai di warung tersebut.

Warung itu selalu ramai saat jam-jam makan siang. Tua, muda, pekerja hingga anak sekolah berbaur menjadi satu memesan menu yang sama, mi ayam. Keunikannya, es asem turut menjadi menu yang membuat khas warung tersebut.

Meski ramai, Sumarno sangat cekatan dalam memasak pesanan. Maklum, sudah sejak 1985 dia berdagang. Tak perlu waktu lama, pesanan koran ini tiba di meja.

Semangkuk mi ayam sangat menggoda. Jenis mi yang digunakan juga cenderung berukuran kecil dan keriting, namun masih melawan saat digigit. Potongan ayam kecap yang diberikan juga tak pelit.

”Untuk minya kita bikin sendiri. Semua bikin sendiri,” kata Mulato.

Yang bikin istimewa tentu es asem yang dipesan. Rasanya asam dan segar saat melewati kerongkongan. Tak ayal mi ayam itu kerap diburu bahkan oleh warga luar Kota Sukses.

”Banyak mahasiswa dari Solo datang ke sini kalau hari Jumat atau Sabtu. Tadi juga ada mahasiswa, bahasanya ngapak, tapi kuliah di Solo jajan ke sini. Naik Trans Jateng,” papar Mulato.

Warung itu buka sejak pukul 08.00 hingga habis. Tak jarang, pada pukul 14.00 mi ayam sudah ludes dibeli. Tapi terkadang juga tutup pada pukul 16.00.

”Kalau libur di tanggal merah. Awal puasa juga libur. Lebaran hari ketiga biasanya sudah buka. Banyak perantau yang pulang kampung dan nyari juga,” kata dia.

Seporsi mi ayam dibanderol Rp 12 ribu. Sementara itu, segelas es asem dihargai Rp 3 ribu.

Ayu, salah seorang pelanggan mi ayam itu mengaku kerap mampir makan siang disana. Dia menyukai tipikal mi di warung tersebut.

”Minya kan beda kan. Terus juga porsinya banyak. Enak rasanya,” kata dia. (al/adi)

Editor : Adi Pras
#Ngapak #solo #mi ayam #wonogiri