Cuma Roti dan Butter, Kok Bisa Viral? Ini Rahasia Salt Bread yang Lagi Digandrungi

Annas Rohmanda Purbaningrum • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 13:48 WIB
Salt bread menawarkan cita rasa gurih dan sedikit asin dalam satu gigitan.
Salt bread menawarkan cita rasa gurih dan sedikit asin dalam satu gigitan.

RADARSOLO.COM - Kalau biasanya roti identik dengan rasa manis, salt bread justru menawarkan sensasi yang berbeda. Roti dengan cita rasa gurih dan sedikit asin ini belakangan ramai dibicarakan di media sosial karena teksturnya yang lembut dengan bagian luar renyah serta butter yang meleleh di dalamnya.

Salt bread atau shio pan merupakan roti khas Jepang. Kata shio berarti garam, sedangkan pan berarti roti. Sesuai namanya, roti ini memiliki rasa gurih yang berasal dari garam dan butter.

Salah satu ciri khas salt bread adalah bentuknya yang menyerupai gulungan atau bulan sabit. Adonan roti biasanya digulung bersama potongan butter sebelum dipanggang. Ketika berada di dalam oven, butter akan meleleh dan meresap ke dalam adonan.

Baca Juga: Kenalan dengan Sourdough, Roti Fermentasi Alami yang Punya Cita Rasa Khas

Hasilnya, bagian dalam roti terasa lembut dan buttery, sementara bagian bawahnya dapat menjadi sedikit renyah karena butter yang keluar selama proses pemanggangan. Perpaduan tekstur inilah yang membuat salt bread menarik untuk dicoba.

Selain rasanya, proses pembuatannya juga menjadi salah satu hal yang membuat roti ini menarik di media sosial. Saat dibelah, bagian dalam salt bread terlihat berlapis dan terkadang masih menyisakan butter yang meleleh.

Untuk membuatnya di rumah, bahan yang diperlukan cukup sederhana, seperti tepung terigu protein tinggi, ragi instan, gula, garam, susu cair, telur, butter, dan air. Butter juga menjadi bahan penting karena memberikan aroma serta rasa khas pada roti.

Baca Juga: Bukan Cokelat Biasa! London Chocolate Cake Bikin Susah Berhenti Ngemil

Cara membuatnya dimulai dengan mencampurkan tepung, ragi, gula, garam, susu, telur, dan air hingga menjadi adonan. Uleni sampai adonan mulai kalis, kemudian masukkan butter dan uleni kembali hingga adonan elastis.

Diamkan adonan selama kurang lebih satu jam atau sampai ukurannya mengembang. Setelah itu, bagi adonan menjadi beberapa bagian dan bentuk menjadi bulatan.

Pipihkan setiap bagian, kemudian gulung hingga membentuk segitiga memanjang. Letakkan potongan butter di bagian yang lebar, lalu gulung adonan hingga membentuk seperti croissant.

Susun adonan di atas loyang dan diamkan kembali hingga mengembang. Sebelum dipanggang, permukaannya bisa diolesi sedikit susu atau telur agar warnanya lebih cantik.

Baca Juga: Chocolate Berry Donut, Perpaduan Buah Segar dan Cokelat dalam Bentuk Donat

Panggang hingga salt bread berwarna kuning keemasan dan mengeluarkan aroma butter yang harum. Setelah matang, biarkan sedikit dingin sebelum disantap.

Salt bread paling nikmat dimakan selagi hangat. Rasanya yang gurih, aroma butter yang kuat, serta teksturnya yang lembut di bagian dalam dan renyah di bagian luar membuat roti ini cocok disantap sebagai camilan maupun teman minum kopi.

Tak heran jika salt bread ikut mencuri perhatian di media sosial. Dengan bahan yang relatif sederhana, roti ini punya tampilan menarik dan sensasi rasa yang berbeda dari roti manis pada umumnya.

 

Editor : Annas Rohmanda Purbaningrum
Salt bread shio pan jepang roti