RADARSOLO.COM — Tren minuman kekinian terus menghadirkan berbagai kreasi unik, salah satunya blue matcha.
Minuman berwarna biru cerah ini menarik perhatian karena tampilannya yang berbeda dari matcha hijau yang lebih dahulu populer.
Warna birunya membuat blue matcha kerap digunakan sebagai bahan dasar latte, smoothie, teh, hingga aneka makanan penutup.
Baca Juga: Empat Laga Pekan Kelima Tuntas, Ini Hasil Lengkap BRI Super League
Selain tampilannya yang menarik, minuman ini juga banyak dibicarakan karena berasal dari bahan alami yang mengandung antioksidan.
Bahan dasarnya bukan daun teh, melainkan bunga telang yang dikeringkan dan diolah menjadi bubuk.
Lantas, apa sebenarnya blue matcha, bagaimana kandungannya, dan benarkah minuman ini memiliki manfaat kesehatan? Berikut penjelasannya.
Baca Juga: Mitsubishi Xpander vs Toyota Veloz, Sama-Sama 1.5 Liter Mana yang Lebih Nyaman untuk Keluarga?
1. Apa Itu Blue Matcha?
Blue matcha merupakan sebutan populer untuk bubuk bunga telang (Clitoria ternatea) yang telah dikeringkan dan dihaluskan.
Bunga yang banyak ditemukan di kawasan tropis, termasuk Indonesia, ini dikenal memiliki kelopak berwarna biru mencolok.
Berbeda dengan matcha hijau yang berasal dari daun tanaman teh (Camellia sinensis), blue matcha menggunakan bagian bunga dari tanaman telang.
2. Mengapa Blue Matcha Berwarna Biru?
Warna biru menjadi salah satu daya tarik utama blue matcha.
Warna tersebut berasal dari pigmen alami bunga telang yang dikenal sebagai antosianin, khususnya kelompok senyawa ternatin.
Baca Juga: PM Lawrence Wong Ungkap Penyelidikan Karhutla Indonesia, 7 Perusahaan Disorot
Menariknya, warna seduhan bunga telang dapat berubah ketika tingkat keasamannya berubah.
Penambahan bahan asam, seperti perasan lemon, dapat membuat warna biru bergeser menjadi ungu atau merah muda.
3. Kandungan Antioksidan dalam Blue Matcha
Baca Juga: Cara Menanam Cabai di Polybag agar Tumbuh Subur, Berbuah Lebat, dan Panen Berkali-kali
Bunga telang mengandung antosianin dan sejumlah senyawa polifenol yang memiliki aktivitas antioksidan.
Senyawa antioksidan berperan membantu menetralkan radikal bebas dalam sistem biologis.
Radikal bebas merupakan molekul yang dapat berkontribusi terhadap kerusakan sel ketika jumlahnya berlebihan.
4. Benarkah Blue Matcha Punya Banyak Manfaat Kesehatan?
Kandungan antioksidan membuat bunga telang menarik untuk diteliti.
Beberapa penelitian awal juga mengeksplorasi potensi senyawanya dalam kaitannya dengan peradangan dan metabolisme tubuh.
Meski demikian, bukti ilmiah pada manusia masih terbatas.
Baca Juga: Takjub! Tak Hanya Bus, Pramono Anung Berencana Perluas Transjakarta hingga Helikopter
Karena itu, klaim bahwa blue matcha dapat menyembuhkan penyakit, mengendalikan gula darah, menurunkan berat badan, atau memberikan manfaat kesehatan tertentu secara langsung belum dapat dipastikan.
5. Apakah Blue Matcha Mengandung Kafein?
Karena namanya menggunakan kata matcha, sebagian orang mungkin mengira minuman ini memiliki kandungan kafein seperti teh hijau.
Padahal, bubuk bunga telang murni secara alami tidak mengandung kafein seperti daun teh.
Baca Juga: Kulkas Tempat Paling Aman Simpan Makanan, Tapi Ada Tujuh yang Tidak Cocok
Karakteristik tersebut membuatnya berbeda dari matcha hijau yang berasal dari tanaman teh.
6. Perhatikan Gula dalam Racikan Blue Matcha
Selain bahan dasarnya, hal yang perlu diperhatikan saat mengonsumsi blue matcha adalah komposisi minuman yang disajikan.
Minuman blue matcha latte di kafe, misalnya, dapat menggunakan susu, sirup, gula, atau krimer.
Bahan tambahan tersebut bisa meningkatkan kandungan gula dan energi dalam satu sajian.
Karena itu, warna biru alami atau penggunaan bunga telang tidak otomatis membuat semua racikan blue matcha menjadi lebih sehat. (Dini Nur Azizah)
Editor : fery ardi susantoSumber : Radar Solo