RADARSOLO.COM — Tomat, mentimun, hingga terong kerap disebut sebagai sayuran.
Namun, sejumlah bahan pangan tersebut sebenarnya tergolong buah jika dilihat dari sudut pandang botani.
Perbedaan ini terletak pada cara pengelompokannya.
Dalam ilmu botani, buah merupakan bagian tumbuhan yang berkembang dari bunga dan umumnya mengandung biji.
Baca Juga: 5 Tips Memilih Telur Ayam, Kenali Bentuk hingga Warna Cangkangnya
Sementara itu, dalam dunia kuliner, istilah sayuran lebih sering digunakan untuk bahan pangan yang diolah sebagai lauk atau pendamping makanan utama.
Lantas, apa saja bahan pangan yang sering dianggap sayuran, tetapi secara botani termasuk buah?
Baca Juga: Muncul Tren Blue Matcha, UBu Fakta Bahan dan Klaim Manfaatnya
1. Tomat
Tomat menjadi salah satu contoh paling umum dari buah yang sering dianggap sayuran.
Secara botani, tomat tergolong buah karena berkembang dari bunga dan memiliki biji di bagian dalamnya.
Tomat juga mengandung vitamin C, kalium, serat, serta likopen, yaitu senyawa antioksidan yang memberikan warna merah pada tomat.
2. Mentimun
Mentimun atau ketimun juga termasuk buah secara botani.
Di Indonesia, mentimun sering dijumpai sebagai lalapan, campuran acar, pelengkap nasi goreng, hingga bahan minuman segar.
Meskipun lebih sering diolah sebagai sayuran, struktur pertumbuhan mentimun memenuhi ciri buah dalam ilmu botani.
Baca Juga: Bosan Makan Nasi? Ini 5 Bahan Pangan yang Bisa Jadi Alternatif
3. Paprika
Paprika merupakan buah dari tanaman dalam keluarga Solanaceae, kelompok tumbuhan yang juga mencakup tomat dan terong.
Paprika memiliki beragam warna, mulai dari hijau, merah, kuning, hingga oranye.
Paprika mengandung vitamin C dan sejumlah antioksidan.
Baca Juga: Musim Mangga Tiba! Begini Cara Menyimpan Aman agar Tetap Manis dan Tidak Cepat Busuk
Secara botani, paprika dikategorikan sebagai buah karena berkembang dari bunga dan memiliki biji di bagian dalamnya.
4. Labu Siam
Labu siam merupakan buah dari tanaman merambat keluarga labu-labuan atau Cucurbitaceae.
Tanaman ini masih berkerabat dengan mentimun, melon, dan labu lainnya.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Kuartal IV 2026 Segera Cair? Cukup Buka cekbansos.kemensos.go.id Lewat HP
Di dapur Indonesia, labu siam lebih dikenal sebagai bahan sayuran. Bahan pangan ini kerap diolah menjadi sayur lodeh, tumisan, atau campuran hidangan berkuah.
Bentuk serta bagian biji di dalamnya menjadi salah satu petunjuk bahwa bahan pangan ini termasuk buah secara botani.
5. Terong
Terong juga masuk dalam kelompok buah secara botani.
Tanaman ini menghasilkan buah yang memiliki biji dan dapat ditemukan dalam berbagai bentuk serta warna, seperti ungu, hijau, dan putih.
Baca Juga: Bosan Makan Nasi? Ini 5 Bahan Pangan yang Bisa Jadi Alternatif
Terong termasuk keluarga Solanaceae, sama seperti tomat dan paprika.
Meski lebih sering disebut sayuran dalam konteks kuliner, bagian yang dikonsumsi dari tanaman ini merupakan buah.
6. Jagung
Jagung memiliki karakteristik yang sedikit berbeda dibandingkan lima bahan pangan sebelumnya.
Tanaman ini termasuk kelompok rumput-rumputan, sedangkan biji jagung yang biasa dikonsumsi merupakan buah kering yang disebut kariopsis (caryopsis).
Baca Juga: Tak Perlu Rumus! Excel Bisa Mengisi Data Otomatis dengan Ctrl + E
Meski sering dikelompokkan sebagai sayuran berpati dalam panduan pangan, jagung tetap memiliki klasifikasi botani yang berkaitan dengan buah.
7. Okra
Okra, yang juga dikenal sebagai lady's finger, merupakan tanaman yang menghasilkan buah berbentuk polong memanjang.
Secara botani, okra termasuk buah karena berkembang dari bunga dan mengandung biji di dalam polongnya.
Mengapa Buah-Buahan Sering Disebut Sayuran?
Perbedaan penyebutan buah dan sayuran muncul karena ilmu botani dan dunia kuliner menggunakan dasar pengelompokan yang berbeda.
Dalam botani, pengelompokan ditentukan berdasarkan bagian tumbuhan dan proses pertumbuhannya.
Baca Juga: Jarang Diketahui! Begini Cara Mengurutkan Data Excel Berdasarkan Warna
Buah berkembang dari bunga, sedangkan bagian tumbuhan yang dikonsumsi sebagai sayuran dapat berupa daun, batang, akar, bunga, maupun buah.
Sementara itu, dalam kuliner, bahan pangan biasanya dikelompokkan berdasarkan rasa dan cara penyajiannya. (Dini Nur Azizah)
Editor : fery ardi susantoSumber : Radar Solo