Pada sebuah taman, rumput jadi elemen yang sangat penting. Keberadaan rumput akan membuat taman memiliki kesan hijau dan asri. Nah, memilih rumput sintetis berbahan dasar plastik dan karet akan membuat penghuni rumah tak perlu repot-repot merawat dan memangkas rumput.
”Selain itu juga tak perlu khawatir lahan hijau di rumah menjadi becek saat hujan,” beber Koordinator Digital Sales dan Branding Rojo House Solution Solo, Ara kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin.
Rumput sintetis mampu bertahan hingga 20 tahun dengan perawatan yang minimal. Sebab, berbahan dasar plastik. Bagian dasar rumput sintetis ini biasanya terbuat dari karet. Sehingga terasa empuk dan nyaman untuk bermain anak-anak.
”Perawatan rumput sintetis juga sederhana. Hanya perlu mengelap debu-debu yang menempel. Sesekali perlu menyemprotnya dengan air sabun dan menggosokan dengan sikat berbulu lembut. Dari segi ekonomi jika dibandingkan dengan penggunaan rumput asli, rumput sintetis juga jauh lebih murah,” jelasnya.
Untuk investasi awal, memakai rumput sintetis memang harus merogoh kocek lebih dalam ketimbang rumput asli. Terlebih untuk instalasi rumput ini juga harus dilakukan oleh seorang profesional. Tapi rumput sintetis hanya membutuhkan banyak biaya di awal saja. Lantaran setelah proses instalasi selesai, pemilik tidak perlu melakukan perawatan dengan harga tinggi.
”Sedangkan kalau menggunakan rumput asli, tentunya akan membutuhkan biaya lebih besar untuk biaya perawatan. Misalnya biaya air, biaya pemotongan agar rumput asli tidak tumbuh liar dan semakin panjang, juga biaya pupuk,” sambungnya.
Rojo House Solution menyarankan dengan perawatan yang sederhana dan daya tahan yang cukup lama, rumput sintetis dapat menjadi solusi taman hijau nan teduh yang menarik.
”Untuk mengetahui lebih jauh mengenai harga, jenis, dan instalasi pemasangan rumput sintetis, Rojo House Solution dapat menjadi solusi yang tepat untuk hunian anda,” tandasnya. (aya/adi/dam) Editor : Damianus Bram