Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Nucleofill, Generasi Terbaru DNA Salmon yang Bisa Kencangkan Kulit Wajah

Syahaamah Fikria • Selasa, 7 Desember 2021 | 00:58 WIB
Ilustrasi perawatan rejuran DNA salmon dipercaya memberikan efek glowing pada wajah, memperbaiki sel kulit yang rusak, dan menstimulasi kolagen.
Ilustrasi perawatan rejuran DNA salmon dipercaya memberikan efek glowing pada wajah, memperbaiki sel kulit yang rusak, dan menstimulasi kolagen.
RADARSOLO.ID - DNA Salmon saat ini sedang digandrungi lantaran dapat mengencangkan kulit wajah. Namun seiring perkembangan teknologi, kini hadir generasi terbaru yang disebut dengan Nucleofill.

DNA salmon menjadi perbincangan setelah penyanyi kenamaan Indonesia yang kini terjun ke dunia politik, Krisdayanti menyebut soal perawatan kulit seharga Rp 1 miliar itu. Di dalam ikan salmon sendiri terdapat DNA yang menyerupai pembentuk sintesis DNA manusia, yaitu adenine, guanine, thymine, dan cytosine.

Dari berbagai jenis sumber, kan salmon lah yang komposisi nya paling mirip dengan DNA manusia.

Dokter estetik dari klinik Interbat Aesthetics, dr Junivan Lindra, MBiomed (AAM) menjelaskan, nucleofill adalah injeksi DNA salmon generasi baru asal Italia (Promoitalia). Isinya berupa polynucleotide (PN).

"Salah satu fungsinya yaitu memberikan efek moisturizing, membuat kulit lebih lembap dan sehat juga sebagai frew radical scavenger atau anti radikal bebas," ujar Junivan, Senin (6/12).

PN memiliki berbagai keunggulan dibandingkan DNA salmon generasi lama, polydeoxyribonucleotide (PDRN). PN disebut lebih murni, high molecular, long polymer, dan memiliki efek biostimulasi.

Konsentrasinya pun lebih tinggi (20-25 mg/ml), jauh lebih tinggi dibandingkan PDRN yang rata-rata hanya 0,5 mg/ml. Selain itu, ini juga memiliki lifting effect dan bio-restructuring effect yang tidak ada di produk salmon yang lain.

"Sebelum tren DNA salmon, sudah ada skinbooster seperti hyaluronic acid (HA). Ini fungsinya sebagai nutrisi, sedangkan DNA salmon berfungsi untuk repair," ujar Junivan.

Ketika disuntikkan ke bawah kulit, PN akan mengaktifkan reseptor di sana serta memperbaiki sel-sel pembentuk kolagen. Benang-benang kolagen teraktivasi, lalu terjadilah efek tarik menarik.

"Ini disebut gym effect, yang menghasilkan efek lifting dan tightening," ucap dia.

Sementara itu, dokter estetik Interbat Aesthetics, dr Priskila Ariana, MBiomed (AAM) mengungkapkan, keunggulan lain dari Nucleofill yaitu teknik penyuntikannya yang unik.

Nucleofill hanya disuntikkan di lima titik pada tiap sisi wajah. Jauh lebih sedikit dibandingkan produk DNA salmon lain, yang disuntikkan di 100 titik wajah.

"Kelima titik ini adalah titik ligamen yang menyangga wajah. Diharapkan ketika DNA salmon disuntikkan, ligamen akan membaik sehingga kulit menjadi lebih kencang," terang dia.

Titik-titik yang disuntikkan juga relatif aman dari pembuluh darah atau saraf. Kelima titik itu terdiri dari 2 cm di bawah mata, 1 cm dari cuping hidung, 1 cm keluar telinga, 1½ cm dari sudut rahang, dan dekat sudut bibir. Dari kelima titik tersebut pun langsung menyebar ke seluruh wajah.

Proses penyuntikan ini pun terasa lebih nyaman dan singkat, hanya sekitar 10 menit. Risiko infeksi lebih sedikit, nyeri lebih minimal, dan bisa langsung beraktivitas karena tidak terjadi bentol-bentol pasca penyuntikan.

"Selain itu, kadar pH Nucleofill berkisar 6,8 – 7,5 sehingga tidak terlalu nyeri saat disuntikkan karena sama dengan pH kulit," kata Priskila.

Nucleofill cocok untuk mengatasi masalah pasca jerawat, warna kulit tidak merata, iritasi, dan kemerahan.

DNA salmon dari Nucleotide juga bermanfaat untuk mengatasi masalah aging, seperti kulit kasar, kulit mati, kulit sensitif, dan dull skin.

"DNA salmon generasi terbaru memililiki bio-restructuring dan lifting effect. Sekali suntik pun sudah kelihatan," ujar Priskila.

Rekomendasi penyuntikan dilakukan sebanyak empat kali, tiap dua minggu sekali. Setelah empat kali, disarankan satu kali booster setelah enam bulan dari penyuntikan terakhir. DNA salmon juga aman dikombinasi dengan modalitas treatment lain, seperti botoks, filler, laser, dan lain-lain. (Antara) Editor : Syahaamah Fikria
#kencangkan kulit wajah #DNA salmon #Nucleofill #perawatan wajah