Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Monstera Thai Constellation, Dihargai Rp 1 Juta Per Daun

Damianus Bram • Sabtu, 25 Desember 2021 | 18:30 WIB
PRIMADONA: Monstera Thai Constellation termasuk tanaman kategori mahal. Namun demikian banyak pecinta tanaman hias yang memburunya. (SEPTINA FADYA/RADAR SOLO)
PRIMADONA: Monstera Thai Constellation termasuk tanaman kategori mahal. Namun demikian banyak pecinta tanaman hias yang memburunya. (SEPTINA FADYA/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID - Monstera Thai Constellation bisa dibanderol mahal. Jumlahnya di pasaran masih terbatas, tapi banyak diburu para kolektor dan pecinta tanaman hias.

Monstera Thai Constellation atau biasa disebut Monthai termasuk keluarga Philodendron. Tanaman ini hasil kultur jaringan yang dilakukan di Thailand. Keunikannya, tanaman ini punya bercak-bercak berwarna krem keputihan menyebar merata di seluruh daun. Motif ini yang membuat Monthai berbeda dari jenis monstera variegata lainnya.

”Di Solo dan sekitarnya, tanaman ini cukup mudah ditemui. Banyak online plant shop yang menawarkan Monthai dengan harga yang cukup bersaing. Tanaman ini dihargai tiap daun. Dibanderol kisaran Rp 1 juta. Tergantung besar daun dan motifnya,” ungkap owner tanaman hias Karanganyar, Ghani Hamid kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin.

Monthai termasuk jenis tanaman merambat tapi slow grower. Biasanya, tanaman ini ditempatkan di pot besar untuk menberikan ruang tumbuh tunas baru. Ghani menyarankan tanaman ini wajib di-repotting saat panjang tanaman sudah memenuhi permukaan pot. Soal pembiakan tanaman, bisa dilakukan dengan cara memotong ruas daun atau stek batang.

”Tunas baru akan muncul dari mata tunas yang ada di setiap ruas. Caranya, pilih yang sudah ada akar angin panjang. Kemudian diletakkan di air dulu, istilahnya water propagation. Khusus akarnya yang masih terlalu pendek. Atau juga bisa langsung tanam ke media tanam baru yang poros dan steril,” jelasnya.

Ghani menyebut perawatan tanaman ini cukup mudah. Monthai termasuk tanaman yang suka air. Tapi media tanamnya dilarang keras menggenang air. Jadi pilih media tanam yang poros agar air mengalir dengan baik. Menurutnya, lebih baik menyiram tanaman ini saat media tanam mulai mengering.

”Monthai juga menyukai tempat yang terang. Namun tidak terpapar sinar matahari langsung. Karena akan merusak daun. Bisa ditempatkan di bawah naungan paranet dan plastik UV,” sambungnya.

Soal perawatan, lanjut Ghani, biaya perawatan tanaman ini tergolong terjangkau. Terpenting, penyiraman dan sinar yang cukup. Untuk penanganan hama, ada belalang, ulat, dan serangga lainnya. Cara mengatasinya cukup disemprot dengan obat serangga.

”Nah, Monthai punya dua varian, yaitu Creme Brulee atau Japan Lap yang merupakan hasil mutasi genetik dan varian asli. Saat ini saya sedang merawat jenis Japan Lap. Untuk treatment tiap-tiap jenis pada umumnya sama saja. Tanaman ini termasuk tidak rewel. Asalkan media tanam cocok dan poros, diletakkan di tempat terang tapi ternaungi dari hujan dan sinar matahari langsung. Dan sirkulasi udara atau angin yang baik,” tandasnya. (aya/adi/dam) Editor : Damianus Bram
#Monstera Thai Constellation #Monthai #Monstera Thai Constellation Mahal #Philodendron