Menurut Kepala Kesehatan di Juno Medical, Aarti Agarwal, MD, seperti dikutip dari Real Simple, Jumat (12/3), hal ini bisa terjadi secara alami. Bahkan merasa dingin lebih sering atau lebih parah daripada yang lain.
Meskipun ini kadang-kadang bagian gejala kondisi kesehatan yang mendasarinya, tetapi seringkali akibat masalah sederhana berupa massa otot yang lebih rendah.
Mereka yang kedinginan mungkin memiliki massa otot yang relatif lebih sedikit. Dan karena otot menghasilkan panas, tubuh mungkin mencoba membuat tetap hangat dengan mengalihkan panas dari ekstremitas seperti tangan dan kaki.
Penyebab lainnya, tubuh memiliki sirkulasi peredaran darah yang buruk. Setiap orang memiliki sistem peredaran darah yang bertanggung jawab untuk membawa darah ke seluruh tubuh, tetapi sistem peredaran darah pada beberapa orang bisa kurang efisien.
Jika memiliki sirkulasi darah yang buruk, darah tidak mengalir dengan bebas atau secepat yang seharusnya. Sehingga sirkulasi dapat memengaruhi suhu tubuh, penurunan aliran darah ini dapat menyebabkan tubuh merasa kedinginan.
Agarwal mencatat, pembuluh darah pada kaki dan tangan adalah yang terkecil dan paling sensitif. Jadi sirkulasi yang buruk dapat menyebabkan kaki dan tangan terasa sangat dingin.
"Ada banyak alasan untuk sirkulasi yang buruk. Merokok dan obesitas adalah faktor risiko umum, serta kondisi kesehatan mendasar lainnya (seperti penyakit arteri perifer atau penyakit raynaud)," ujar Agarwal.
Berolahraga secara teratur, menghindari rokok, dan makan makanan seimbang termasuk kebiasaan sehat yang dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah tubuh.
Di sisi lain, stres yang melanda juga bisa berkontribusi pada dinginnya tangan dan kaki. Detak jantung dan tekanan darah akan meningkat, dan bernapas terasa lebih berat. Ini karena tubuh bekerja untuk mengarahkan sumber daya seperti darah, nutrisi, dan oksigen ke kelompok otot utama.
Karena tangan dan kaki bukan kelompok otot utama, keduanya mungkin mengalami penurunan aliran darah selama masa stres. Kemudian, akibat sirkulasi memainkan peran kunci dalam pengaturan suhu tubuh, maka ini dapat menyebabkan tangan dan kaki terasa dingin.
Kemungkinan penyebab lainnya kaki dingin yakni Anda memiliki tiroid yang kurang aktif. Jika menderita hipotiroidisme atau kelenjar tiroid yang kurang aktif, maka kelenjar tiroid tidak cukup memproduksi hormon-hormon ini.
Secara bertahap dapat menyebabkan tubuh melambat dan berfungsi dengan kurang baik. bisa merasa cepat lelah, sakit dan menjadi lebih sensitif terhadap dingin.
Berikut beberapa tips dasar dan kebiasaan sehat untuk menghangatkan kaki yang dingin:
- Regangkan atau gerakkan kaki. Menurut Agarwal, bergerak dapat membuat beberapa darah mengalir ke kaki, sehingga membantu menghangatkannya.
- Olahraga teratur adalah salah satu cara mudah untuk meningkatkan sirkulasi darah.
- Gunakan botol air panas atau bantalan pemanas.
- Minimalkan stres, karena srena stres dapat menyebabkan ekstremitas menjadi dingin.
- Kenakan kaus kaki untuk menghangatkan dan melindungi kaki yang dingin secara kronis.
- Kurangi merokok karena telah dikaitkan dengan beberapa gangguan pembuluh darah. Dengan mengurangi bahkan berhenti merokok, maka dapat mengurangi risiko mengalami beberapa kondisi kesehatan lain termasuk kaki dingin. (Antara/mgj/ria)