Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Mini Pom, si Mungil nan Menggemaskan: Dijuluki Toy Dog karena Lucu

Damianus Bram • Senin, 14 Maret 2022 | 01:22 WIB
SUKA YANG MINI: Christina Pristisa pamerkan mini Pomerania koleksinya. Harga anjing ini relatif mahal. Perawatannya butuh perhatian ekstra. (AREIF BUDIMAN/RADAR SOLO)
SUKA YANG MINI: Christina Pristisa pamerkan mini Pomerania koleksinya. Harga anjing ini relatif mahal. Perawatannya butuh perhatian ekstra. (AREIF BUDIMAN/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID - Keunikan bentuk tubuh tak jarang jadi alasan utama memutuskan memelihara seekor anjing. Ada satu yang cukup menggemaskan, yakni mini pomerania atau mini pom.

Imutnya mini pom memikat hati Christina Pristisa. Perempuan 29 tahun itu tergoda dengan keseruan adik kandungnya lebih dulu memelihara ras anjing asal Jerman itu. Apalagi, si pom terkenal cerdas dan aktif.

“Kalau baca sejarahnya, ras ini dari Jerman yang kemudian dibawa ke Inggris oleh istri Pangeran George III sekitar 1761, kalau tidak salah. Awalnya dari anjing gembala Jerman lalu dikembangbiakkan dan muncul versi mininya sekitar 1888. Jadi bisa dibilang salah satu ras anjing cukup tua,” urainya, Sabtu (12/3).

Mini pom hanya mampu mencapai berat badan maksimal tidak lebih dari 3 kilogram dan tinggi sekitar 30 sentimeter. Karena itulah, jenis anjing ini juga disebut toy dog mengingat bentuknya yang sangat mungil.

"Badannya kecil dan menggemaskan, makanya banyak yang suka. Hebatnya lagi, anjing ini salah satu koleksi hewan peliharaan Ratu Victoria yang dibeli dari sebuah kota di Italia pada 1888," terang Sasa, sapaan akrab Christisa Pristisa.

Tertarik ikut memelihara mini pom? Ternyata butuh dana tidak sedikit. Biaya perawatan juga relatif tinggi. "Mini pom harganya sekitar Rp 4,5 juta-Rp 5 juta. Belum lagi pernak-pernik lain seperti kandang, tempat makan, dan tempat buang air. Tapi semua itu terbayar karena mini pom anjing yang pintar dan bisa dilatih. Jadi tidak begitu sulit dirawat," urai dia.

Urusan pakan, selain tersedia pakan khusus, agar lebih sehat, si imut perlu diberi susu khusus sebagai menu pendamping. Ditambah multivitamin, antara lain minyak ikan dan sejenisnya.

"Kalau mau asal, diberi pakan nasi dan kuah sayur juga bisa. Tapi kan kasihan nanti. Jadi kurang sehat dan bisa menyebabkan bulu rontok. Pemilihan pakan harus selektif, karena masing-masing ada manfaatnya,” ungkap Sasa.

Untuk perawatan bulu mini pom, tak berbeda dengan ras anjing berbulu panjang lainnya, yakni dimandikan secara rutin dengan sampo khusus.

Yang perlu diingat, jangan memandikan mini pom ketika usianya belum genap tiga bulan karena dikhawatirkan bisa shock dan mengganggu kesehatannya.

“Untuk menjaga kesehatan dan keindahan bulu saat masih usia puppies, ya lewat asupan gizi di pakannya. Jadi tidak boleh sembarangan memberi pakan,” pungkas Sasa. (ves/mg3/wa) Editor : Damianus Bram
#Anjing Ras dari Jerman #Toy Dog #Mini Pom #Anjing Kecil Lucu