Sirih Gading merupakan tumbuhan merambat semi-epifit yang biasa ditanam di pot. Dwi Haryuni, 58, seorang pekerja swasta mulai menanam tanaman Sirih Gading sekitar 4 tahun lalu. Menurutnya, tanaman tersebut memiliki corak daun yang indah, perawatan yang gampang. Selain itu mampu mengurangi polusi dan banyak peminatnya.
”Saya lihat saat awal pandemi kok banyak yang tertarik dengan tanaman sirih gading. Akhirnya saya kembangkan, saya tanam di beberapa pot dan dengan model pot yang bermacam-macam. Ada yang model gantung, model nempel di dinding, dan ada yang ditaruh di meja untuk hiasan,” ujarnya, kemarin (24/3).
Sirih Gading memiliki beberapa macam jenis. Seperti Sirih Gading lemon, marble, silver, jalu, dan badak. Dari banyaknya jenis tanaman Sirih Gading, Dwi mengaku bahwa Sirih Gading Marble yang menjadi incaran para pecinta tanaman karena perawatannya yang mudah.
”Media tanamnya hanya memakai tanah biasa. Kadang dicampur sekam sedikit, lalu diberi kohe,” jelasnya.
Untuk harga tanaman sirih marble, tergantung model dari tanamannya. Sirih marble yang sudah diletakkan di pot dipatok dengan harga Rp 25.000 sampai Rp 30.000. Jika tanaman yang memiliki daun yang besar, dibanderol dengan harga sekitar Rp 100.000.
”Pemberian pupuk jangan terlalu sering, karena nantinya kepanasan. Tetapi lebih baik rajin mendangir (mencangkul kecil) supaya tanahnya menjadi gembur dan saya juga memberi air leri (air bekas pencucian beras), dan memberi micin, terkadang juga memberi vitamin B. Tetapi jarang karena leri sudah mengandung vitamin B,” bebernya.
Penempatan tanaman tersebut tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung. Karena akan membuat daun menjadi layu. Saat musim hujan seperti saat ini, tanaman sirih gading marble rentan terkena hama ketika malam hari. Seperti pacet, keong, dan kutu putih yang sangat berbahaya. Yang bisa membuat tanaman mati jika tidak segera dibasmi.
”Kutu putih itu bisa dibasmi dengan sabuk cuci piring yang mengandung lemon, dan untuk pacet dan keong diambil secara manual,” imbuhnya.
Cara mengatasi ketika tanaman sirih gading marble layu, tanaman bisa direndam di air, dan nantinya akan keluar akar dan setelah itu bisa ditanam kembali.
”Untuk para pemula yang ingin menanam tanaman sirih gading marble, diharapkan terlebih dahulu mengetahui media tanam dan pantangan dari tanaman tersebut agar tanaman tidak cepat mati dan berkembang lebih banyak dan hasilnya juga bagus,” tandasnya. (mg1/mg2/adi/dam) Editor : Damianus Bram