“Tulang ayam, khususnya untuk anjing, saat digigit hancur dan serpihannya tajam bisa merobek tenggorokan,” kata dokter hewan Novi Wulandari.
Meski serpihan tulang bisa masuk ke lambung, ada kemungkinan bahwa serpihan-serpihan tulang yang tajam akan melukai perut, yang bisa menyebabkan radang atau luka. Nah, sebagai gantinya, Anda bisa memberikan mainan khusus untuk anjing atau kucing untuk dibuat mainan atau digigit.
Makanan yang harus dihindari untuk kucing dan anjing adalah cokelat. Karena cokelat mengandung zat yang meninggalkan endapan atau residu pada kucing dan anjing. Endapan yang terjadi dalam periode lama akan berbahaya untuk anabul, bisa membuat mereka jatuh sakit bahkan berujung pada kematian.
Selain cokelat, makanan yang harus dihindari anjing dan kucing yaitu bawang, tomat hijau dan alkohol. Maka, berikan makanan yang cocok untuk anabul dan sesuaikan porsinya sesuai dengan panduan yang ada dalam setiap kemasan makanan.
Banyak juga pemilik anjing dan kucing yang memberikan anabul mereka makanan manusia seperti nasi. Meski hewan tersebut memakannya dengan lahap, tapi makanan itu bukan santapan yang ideal bagi anabul karena nutrisi yang dimiliki manusia dan hewan berbeda.
Pada manusia, karbohidrat merupakan sumber energi utama, sementara kucing dan anjing membutuhkan protein tinggi. Novi menyebut, jika manusia adalah omnivora dan kucing karnivora, maka anjing berada di tengah-tengahnya yakni semi omnivora.
Asupan anjing pun berbeda-beda disesuaikan dengan aktivitasnya. "Anjing yang dipekerjakan sebagai anjing lacak harus membutuhkan lemak yang tinggi, karena pekerjaannya memakan waktu yang lama. Sementara anjing yang diperbantukan untuk bekerja dengan intensitas sedang butuh protein, karbohidrat, dan lemak yang kompisisinya seimbang," tutur dia.
Saat ini, banyak produsen makanan anjing atau kucing yang menyediakan berbagai jenis formulanya, disesuaikan untuk ras anjing atau kucing tertentu. Anda bisa memilih makanan yang cocok sesuai dengan ras kucing atau anjing peliharaan. Namun, ada juga produsen yang menyediakan jenis makanan yang formulanya bisa untuk berbagai jenis ras anjing atau kucing.
Bagi Anda pemilik anjing, bisa membuat jadwal makan untuk hewan kesayangan. Anjing diberi makan dua kali sehari pada waktu yang sama setiap harinya. Sedangkan untuk kucing bisa diberikan makanan dengan jumlah sedikit, namun sering. Karena anabul yang satu ini terkadang ogah makan jika makanan kering yang disuguhkan sudah terlalu lama terkena udara. (mg9/ria) Editor : Syahaamah Fikria