Ya, siapa sangka sayuran yang mempunyai nama ilmiah Psophocarpus Tetragonolobus itu bisa membantu Anda yang sedang bermasalah dengan berat badan hingga galau terhadap penuaan dini.
- Menghambat Penuaan Dini
Penuaan merupakan hal alamiah, yang mana sel-sel tubuh akan menua seiring bertambahnya usia. Tapi proses penuaan akan terjadi lebih cepat terjadi jika sering terkena radikal bebas dari lingkungan sekitar.
“Vitamin A, C, dan beta karoten yang terkandung dalam kecipir sangat berperan dalam menetralkan dan mengikat zat-zat radikal bebas penyebab penuaan dini. Sehingga dengan mengonsumsi kecipir dapat menghindari penuaan dini,” jelas dr Fery Juliawan, MTh dalam akun YouTube-nya, Dokter Fery TV.
- Membantu Menurunkan Berat Badan
Kandungan serat yang terdapat pada kecipir dapat bertahan lama di lambung dan bisa merasa kenyang lebih lama. Hal ini akan mengurangi keinginan untuk makan, sehingga membantu Anda menurunkan berat badan.
Selain itu, kecipir termasuk bahan makanan rendah kalori. Jadi, sayuran yang tergolong kacang-kacangan ini juga tidak akan memberikan kalori berlebih yang dapat berubah menjadi timbunan lemak.
- Berpotensi Menurunkan Risiko Penyakit Jantung
Kandungan vitamin C pada kecipir memiliki khasiat untuk melindungi jantung. Ini karena vitamin C dapat membantu menurunkan kolestrol LDL, yaitu kolestrol jahat yang menyebabkan pembentukan plak pada pembuluh darah.
Selain itu, vitamin C juga menjaga kelenturan pembuluh darah dan melindunginya dari kerusakan akibat radikal bebas. Dengan pembuluh darah yang sehat, risiko Anda untuk terkena penyakit jantung pun dapat berkurang. (mg7/ria)
Editor : Syahaamah Fikria