Fenomena tersebut direspons apik oleh manajemen Executive Karaoke yang dulunya bernama EC Executive Karaoke.
https://youtu.be/fixhJDliqXs
“Perubahan brand ini untuk menyimpelkan. Ada yang mengira EC, Executive Club. Ada juga yang menyebut Era Cahaya. Dengan bergantinya brand, masyarakat lebih tahu dan brand aware makin luas,” beber I Gusti Bagus Wisnu Buana, outlet manager Executive Karaoke belum lama ini.
Core bisnis tempat hiburan setempat, imbuh Bagus, yakni menjadi bagian atau membuat orang happy. “Sesimpel itu,” kata Bagus, sapaan akrabnya.
Namun, usaha yang dilakukan untuk membuat tamu happy tidak simpel. Harus full service. Mulai dari sumber daya manusia berkualitas, pelayanan operasional, sarana prasarana pendukung optimal, dan melaksanakan standard operational procedure (SOP) terbaru. Apa itu?
“Kami berkomitmen membuat tamu yang datang mendapatkan experience bagus. Dari sisi servis, pelayanan maksimal diberikan sejak tamu hendak masuk tempat karaoke kami. Greeting dari level security, penyambutan yang ramah, pengantaran tamu dan sebagainya. Intinya, bagaimana tamu merasa nyaman seperti teman,” paparnya.
Bukanya hanya itu, staf operasional juga memberikan layanan cepat serta minim komplain. Di antaranya pemesanan beverage. “Itu mewujudkan visi kami untuk menjadi bagian kebahagian para tamu,” tandasnya.
Penasaran, Jawa Pos Radar Solo membuktikan ucapan Bagus. Kali pertama datang, langsung mendapat sambutan hangat. Belum cukup, ruangan didesain sedemikian rupa sehingga nyaman bagi tamu.
Di tempat karaoke ini tersedia 13 room. Antara lain, tiga small room, tiga medium room. Yang paling spesial ada Triple Eight Room. Ruangan VIP tersebut berkapasitas 25 orang dan dilengkapi ruang meeting, sehingga selain bisa happy, para tamu dapat sharing berbagai hal. (wa) Editor : Tri Wahyu Cahyono