Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Ball Python Kesayangan Mogok Makan, Mungkin karena Masalah Ini

Silvester Kurniawan • Minggu, 12 November 2023 | 15:45 WIB
Ball python kadang tiba-tiba bisa mogok makan dan malas gerak. (SILVESTER KURNIAWAN/RADAR SOLO)
Ball python kadang tiba-tiba bisa mogok makan dan malas gerak. (SILVESTER KURNIAWAN/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM - Ball python merupakan salah satu jenis ular yang paling banyak dipelihara.

Selain karena keindahan motifnya, ular asal Benua Afrika ini dikenal jinak.

Namun bagaimana jika hewan yang sebelumnya aktif ini tiba-tiba mager (malas gerak) dan ogah makan?

Febriyanto Budiutomo, pemilik ball python menjelaskan, bila sedang mengalami fase tersebut, maka harus ditangani dengan tepat.

Sebab, bila dibiarkan dan salah penanganan dapat berakibat fatal.

“Mogok makan itu indikasi ada sesuatu yang salah, makanya harus dicari masalahnya. Kalau dibiarkan nanti bisa mati,” katanya.

Menurut warga Laweyan, Kota Solo itu, ada beberapa alasan ball python mager dan mogok makan.

Faktor pertama adalah stres. Stres pada ball python dapat dipicu berbagai hal.

Mulai dari pergantian kandang, hingga jenis pakan. Bila dual hal itu tidak bermasalah maka mungkin saja karena faktor lain di luar kandang.

Misalnya faktor cuaca dengan panas ekstrem, seperti yang terjadi dalam beberapa bulan ini.

”Musim seperti ini kuncinya air minum di dalam kandang jangan sampai habis. Soalnya ball python akan lebih sering minm,” papar Febri.

Bila masih mogok makan, maka kualitas air minum dan kebersihan kandang harus diperhatikan.

Pemilik yang kurang peduli akan kebersihan kandang bisa jadi akar masalah ini muncul.

Biasanya disebabkan karena si ular dalam kondisi yang tidak sehat.
“Kandang yang jarang dibersihkan, atau air minum yang jarang diganti, bisa membuat ular minum air kencing sendiri,” ucapnya.

“Bisa menyebabkan memicu penyakit pilek sampai gangguan pencernaan pada ball python. Bisa jadi itu yang membuat jadi mager dan mogok makan,” imbuh Febriyanto.

Kondisi mager juga bisa disebabkan ball python sedang dalam masa berahi.

“Harus dilihat dulu usia ball python. Kalau sudah saatnya kawin, maka bisa menyebabkan mogok makan. Sarannya harus segera dicarikan betina atau jantannya agar birahinya tersalurkan,” paparnya.

Jika evaluasi dan treatment sudah dilakukan dengan baik, ada baiknya baiknya ball python kesayangan diberi menu spesial berupa tikus yang dibudidayakan secara khusus.

Atau dikenal dengan istilah African Soft Fur (ASF). Berbeda dengan tikus putih pada umumnya, ASF disebut bisa mengembalikan nafsu makan ball python.

“Untuk anakanya saja (ASF), harganya Rp 50 ribu per ekor. Beda jauh sama mencit (tikus putih, Red) yang anakannya hanya Rp 7.000 per ekor,” terangnya.

ASF mahal, karena pakan dan budidayanya memang sedikit beda dengan jenis tikus lain. (ves/bun)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#mager #mogok makan #Ball Python