RADARSOLO.COM-Bunga mawar atau dikenal rosa menjadi salah satu tanaman hias kesukaan orang-orang lantaran beraroma menyegarkan dan bisa mempercantik halaman rumah.
Namun, mawar yang diketahui memiliki ratusan jenis, serta ukuran itu tak bisa sembarangan dirawat.
Sebelum menentukan varietas mawar yang akan ditanam, penting diketahui bagaimana flora itu tumbuh dan ruang apa yang cocok.
Dikutip JawaPos.com dari Real Simple, Kamis (16/11/2023) ada empat kemungkinan bunga berduri itu tumbuh.
Mawar Rambat
Jika ingin menanam mawar di atas teralis atau dinding, bisa memilih mawar rambat yang kerap tumbuh memanjang.
Perlu diperhatikan sebagian besar mawar tak menempel pada struktur merambat lainnya sehingga harus ditahan pada tempatnya.
Mawar Pohon
Mawar pohon ini akan tumbuh pada tanaman berbatang panjang. Mereka sebenarnya dibuat berdasarkan proses cangkok mawar biasa ke batang yang lebih tinggi. Flora ini cocok untuk seseorang yang ingin menanamnya di kebun.
Mawar Semak
Mawar Semak merupakan pola pertumbuhan mawar paling umum, biasanya muncul di semak-semak berukuran lebih kecil atau besar tergantung jenisnya.
Mawar Mini
Flora ini sempurna untuk taman berukuran kecil atau sekedar ingin menambahkan sedikit kecerahan pada celah lansekap kecil.
Langkah selanjutnya memperhitungkan mawar tumbuh di lokasi atau iklim yang tepat. Hal ini termasuk paparan sinar matahari, panas dan kelembapan, serta varietas mawar.
Paparan Sinar Matahari
Kebanyakan mawar tumbuh subur di bawah sinar matahari penuh, yang setidaknya enam jam sinar matahari per hari, kata pakar tanaman, Bethany Lakatos.
Dia menyarankan Don Juan, Dancing in the Dark, dan Iceberg sebagai model mawar yang tumbuh baik di sebagian tempat teduh dengan empat jam sinar matahari penuh sehari.
Banyaknya sinar matahari dan keteduhan mungkin menjadi faktor yang dipertimbangkan saat memilih warna mawar.
“Mawar merah cenderung memiliki warna yang lebih mencolok di sebagian tempat teduh dan mawar berwarna terang terlihat bagus di tempat teduh,” tutur Lakatos.
Panas dan Kelembapan
Meskipun terlalu banyak sinar matahari sore bisa merusak mawar semak. Panas dan kelembapan pun dapat menimbulkan masalah lain terutama jenis mawar yang lebih rapuh.
“Di lokasi yang panas dan lembab, penyakit jamur akan lebih umum terjadi, jadi memilih mawar yang tahan penyakit dan memilih lokasi yang memiliki sirkulasi udara yang baik akan membantu mengurangi penyakit,” jelas Lakatos.
Tentukan Varietas Mawar
Terdapat berbagai varietas mawar yang bisa dipertimbangkan, apa saja? Berikut 7 jenisnya di bawah ini:
Setelah memahami bagaimana mawar akan tumbuh, lokasi yang tepat, dan jenis-jenis mawar, berikut tips merawat dan menjaga kesehatan tanaman tersebut:
Air dari Bawah
Penyiraman dari atas mungkin tidak meresap hingga ke akar dan bisa menyebarkan penyakit.
Gunakan sistem infus atau selang yang menetes perlahan untuk merendam mawar seminggu sekali setelah tumbuh subur atau 2-3 kali seminggu untuk mawar yang ditanam.
Bersihkan Dedaunan Mati
Hindari meninggalkan daun-daun berguguran dan kotoran lain di bawah rumpun mawar karena dapat mempermudah berkembangnya penyakit
Pangkas sesuai Kebutuhan
“Sebagian besar mawar perlu dipangkas di musim dingin saat tak aktif, jangan ragu pangkas kayu yang mati atau sakit kapan saja,” kata Lakatos. Menghilangkan bunga yang sudah mekar bisa membantu mendorong mawar semak untuk terus mekar.
Semprotkan Pembasmi Hama
Varietas mawar cenderung rentan terhadap penyakit, sebaiknya halangi sebelum gangguan itu muncul. Terapkan semprotan pengendali hama sesuai label sebagai tindakan pencegahan. (*/bun)
Editor : Tri Wahyu Cahyono