Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Lorin Group Solo Rayakan Hari Batik Nasional di Kampung Batik Kauman, Keseruannya Bikin Nagih

Tri wahyu Cahyono • Senin, 7 Oktober 2024 | 01:43 WIB
Manajemen Lorin Group Solo bersama 30 staf dan head of departement belajar membatik di Kampung Wisata Batik Kauman, Kota Solo, Sabtu (5/10/2024).
Manajemen Lorin Group Solo bersama 30 staf dan head of departement belajar membatik di Kampung Wisata Batik Kauman, Kota Solo, Sabtu (5/10/2024).

RADARSOLO.COM-Hari Batik Nasional tahun ini dirayakan istimewa oleh manajemen Lorin Group Solo.

Tak hanya Bangga Berbatik pada 2 Oktober lalu, manajemen hotel juga mengajak 30 staf dan head of departement (HOD) ikut belajar membatik langsung bersama perajin batik di Kampung Wisata Batik Kauman, Kota Solo, Sabtu (5/10/2024).

Kegiatan tersebut bertajuk Lorin Explorer Goes To Kampung Batik Kauman.

Antusiasme para staf dan HOD membeludak saat mereka mulai menggambar sketsa batik.

Menciduk malam (lilin yang digunakan untuk membuat motif batik pada kain) menggunakan canting, sampai mewarnai kain batik buatannya sendiri.

Di atas plangkan batik berukuran 30x30 sentimeter, staf dan HOD Lorin Group Solo menuangkan ekspresinya.

Meski telah disediakan sketsa gambar, tak sedikit dari para staf dan HOD yang berkreasi menggambar motif batiknya sesuai selera masing-masing.

"Proses paling susah itu saat menyanting. Malamnya harus selalu panas agar tembus di kainnya. Belum lagi malamnya menetes tidak sesuai sketsa. Jadi benar-benar harus sabar agar motif batiknya rapi," ungkap Rina Safitri, salah seorang peserta.

Nah, proses demi proses inilah yang harus dirasakan para peserta agar mereka lebih menghargai kain batik sebagai Warisan Budaya Tak Benda yang telah ditetapkan oleh UNESCO sejak 2 Oktober 2009 silam.

Human Resources Manager (HRM) Lorin Group Solo Prasetyo Nugroho mengatakan, dengan mengetahui sulitnya proses membuat batik, harapannya akan meningkatkan rasa memiliki kain batik. Sehingga turut berkontribusi melestarikannya.

"Selama ini, kita memang sudah sering mengenakan batik di berbagai acara. Tapi bentuk apresiasi batik tidak hanya sebatas itu saja," katanya.

"Kita juga punya kewajiban ikut melestarikan kain batik. Salah satu caranya dengan belajar membatik. Harapannya, kita semua bisa menjadi penerus perajin batik di masa mendatang," lanjut dia.

Baca Juga: Sensasi Unik Smoked Beef Brisket Hanya di Lorin Solo Hotel, Selama September!

Prasetyo menambahkan, manajemen Lorin Group Solo sangat concern terhadap pelestarian budaya Jawa.

Sesuai dengan konsep Heritage Javanese, Lorin Solo Hotel tidak hanya fokus pada pelestarian kain batik.

Namun juga gamelan karawitan yang dimainkan tiap sore oleh niyaga.

Satu set wayang kulit yang dipajang di area lobi hotel, dan setiap hari Minggu tamu juga berkesempatan menikmati sarapan pagi dengan diiringi lantunan siter dari pemain siter di Sasono Bujono Restaurant.

"Kegiatan ini adalah bentuk apresiasi kami terhadap kain batik. Kami merayakan Hari Batik dengan mengenal lebih dekat perajin batik yang ada di Kota Solo. Kota yang terkenal dengan kain batiknya," pungkas Prasetyo.

Lorin Group Solo rayakan Hari Batik dengan mengenal lebih dekat perajin batik yang ada di Kota Solo.
Lorin Group Solo rayakan Hari Batik dengan mengenal lebih dekat perajin batik yang ada di Kota Solo.

Seperti yang telah diketahui, Kampung Wisata Batik Kauman adalah salah satu sentra perajin batik di Kota Solo.

Selain terdapat banyak galeri dan toko batik, di sana juga tersedia workshop batik tulis dan batik cap. Dilengkapi dengan berbagai UMKM kuliner khas Kota Solo.

Selain belajar batik, manajemen Lorin Group Solo juga mengajak para peserta eksplor tiap sudut Kampung Wisata Batik Kauman. (*)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#Belajar Membatik #Hari Batik Nasional #lorin group solo #kampung wisata batik kauman #warisan budaya tak benda