Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Begini Pesan Mega Putri Aulia Saat Meminta Sinetron Lawasnya Tak Ditayangkan Ulang: Itu Jadi Dosa Jariyah Buat Saya!

Nindia Aprilia • Jumat, 22 November 2024 | 21:01 WIB
Mega Putri Aulia mantan pemain sinetron Tukang Bubur Naik Haji.
Mega Putri Aulia mantan pemain sinetron Tukang Bubur Naik Haji.

RADARSOLO.COM - Mantan pesinetron Tukang Bubur Naik Haji, Mega Putri Aulia, baru-baru ini menyampaikan permintaan emosional melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @tehmegaaulia, pada Kamis (21/11/2024).

Dalam video tersebut, Mega menangis sesenggukan meminta stasiun televisi untuk tidak lagi menayangkan ulang sinetron lawasnya.

"Assalamualaikum, saya teh Aulia, mantan artis sinetron yang dulu saya belum menutup aurat, tapi saya sekarang sudah hijrah menutup aurat," ujar Mega membuka pesan emosionalnya.

Mega berharap pihak stasiun televisi seperti RCTI, SCTV, atau siapa pun yang memiliki arsip sinetronnya dapat menghormati perjalanan hijrahnya.

Ia merasa bahwa menayangkan ulang sinetron di mana dirinya belum berhijab berpotensi menjadi dosa jariah.

"Saya mohon kepada semua pihak RCTI, SCTV, atau di mana pun, siapa pun yang mempunyai file sinetron saya yang dulu gak usah ditayangin ulang, gak usah lagi itu jadi dosa jariyah buat saya dan buat orang tua saya yang sekarang sudah dalam kubur," tuturnya penuh harap.

Mega juga menegaskan komitmennya untuk menjaga prinsip hijrah yang kini ia jalani.

"Saya gak mau aurat saya dilihat yang bukan mahram, dosa, saya udah tobat, tolong dimengerti, gak usah ditayangin lagi sinetron Tukang Bubur Naik Haji atau yang lainnya, di stasiun mana pun tolong kerja samanya," imbuhnya dengan penuh emosi.

Unggahannya diakhiri dengan narasi singkat dalam video "Tolong jangan ditayangkan ulang sinetron saya."

Unggahan Mega ini menuai banyak simpati dari warganet. Mereka memuji keberanian Mega untuk bersuara demi menjaga komitmen hijrahnya.

Namun, perdebatan muncul terkait hak siar dan kebijakan penayangan ulang program televisi.

Baca Juga: Motif Polisi Tembak Polisi di Solok: Kasat Reskrim Didor Kabap Ops Gegara Tambang Galian C, Berujung Maut

"Kalau sudah masuk ke stasiun TV sudah ada kontrak terkait gambar/video yang diambil kan ya, jadi sudah sepenuhnya milik mereka," tulis akun @muhajirmu2.

Beberapa warganet juga mengingatkan bahwa bukan hanya di televisi, tetapi di media sosial dan Google masih banyak foto Mega saat belum berhijab yang sulit untuk dihapus.

"Tuh, di Google juga masih banyak banget foto-foto teteh tanpa hijab... bisa loh dihilangkan tuh," tulis akun @ranie_sae.

Sebagai seorang figur publik, Mega menghadapi tantangan besar dalam menghapus konten masa lalunya, terutama karena sebagian besar sudah menjadi bagian dari kontrak dengan pihak ketiga.

Hal ini menjadi risiko yang sulit dihindari, mengingat konten yang telah dipublikasikan di media televisi maupun online sulit untuk dikendalikan sepenuhnya.

Meskipun demikian, keberanian Mega untuk menyampaikan permohonan ini menunjukkan dedikasinya dalam menjaga prinsip hijrah dan memberikan inspirasi bagi banyak orang. (nda)

Editor : Nindia Aprilia
#dosa jariyah #Tayang Ulang #Mega Putri Aulia #hijrah #sinetron #menangis #tukang bubur naik haji