Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Area Nongkrong 24 Jam Segera Hadir di Neo Solo Grand Mall, Tawarkan Konsep Semi-Outdoor

Alfida Nurcholisah • Minggu, 5 April 2026 | 18:45 WIB
Ilustrasi ngopi dengan konsep semi outdoor. (M IHSAN/RADAR SOLO)Ilustrasi tempat nongkrong dengan konsep semi outdoor. (M IHSAN/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM - Neo Solo Grand Mall berencana menghadirkan area nongkrong 24 jam di bagian depan pusat perbelanjaan tersebut.

Inovasi fasilitas ini diharapkan mampu menjawab tingginya kebutuhan masyarakat, khususnya kalangan anak muda di Kota Bengawan, akan ruang berkumpul dan bersantai.

Menariknya, aktivitas komersial ini akan difokuskan secara tertata pada zona tertentu sehingga dijamin tidak akan mengganggu fungsi utama jalur city walk di sepanjang kawasan Jalan Slamet Riyadi.

Baca Juga: "Buang-buang Duit Proyek", Pedagang Pasar Ayam Semanggi Protes IPAL Dipasang Asal-asalan, Kondisi Lingkungan Semakin Kumuh

Usung Konsep Semi-Outdoor di Area Depan

General Manager Neo Solo Grand Mall Bambang Sunarno menjelaskan, tidak seluruh operasional pusat perbelanjaan tersebut akan dibuka selama 24 jam penuh.

Area yang tetap dapat diakses hingga dini hari hanya difokuskan pada bagian depan serta area lantai dua sisi depan dengan mengusung konsep semi-outdoor.

“Area depan mal ini akan kita buka 24 jam dan di atas juga sama. Jadi setelah jam 10 malam ke atas, tenant tutup, tetapi area depan dan atas masih bisa digunakan untuk ngopi,” ujarnya belum lama ini.

Pihak manajemen mal telah menyiapkan tata ruang sedemikian rupa agar aktivitas pengunjung tetap tertib dan tidak mengganggu operasional fungsi ruang lainnya.

Area tangga ikonis dan lantai dua bagian muka gedung akan disulap menjadi titik kumpul utama bagi para pengunjung yang ingin bersantai menghabiskan malam.

“Nanti kita klasifikasikan di area tangga dan lantai dua bagian depan untuk nongkrong. Nantinya akan ada dua brand kopi yang kita rencanakan,” jelas Bambang.

Siapkan Fasilitas Pendukung dan Komitmen Jaga City Walk

Baca Juga: Jembatan Garuda Dibangun di Girimarto Wonogiri, Akses Mobilitas Desa Jendi dan Nungkulan Segera Terhubung

Konsep semi-outdoor yang dipilih tersebut dirancang khusus untuk memberikan nuansa ruang komunal yang lebih santai dan terbuka bagi masyarakat luas.

Sebagai bentuk keseriusan pengelolaan, manajemen mal juga telah memastikan kesiapan seluruh fasilitas pendukung untuk menunjang keamanan dan kenyamanan operasional pada malam hari.

“Kita akan buka 24 jam, sudah kita sediakan juga keamanan, toilet, dan parkir,” imbuhnya.

Meski akan menghadirkan ruang berkumpul massal, Bambang menegaskan komitmen kuat pihak manajemen untuk tetap melindungi dan menjaga fungsi fasilitas city walk sebagai ruang publik pejalan kaki yang nyaman.

Segala bentuk aktivitas pengunjung mal dilarang keras memakan atau meluber ke jalur pedestrian.

Baca Juga: Pastikan Ibadah Khidmat, AKBP Wahyu Sulistyo Tinjau Langsung Pengamanan Paskah di Gereja Katolik Yohanes Rasul

“Kalau ada acara kita sediakan ruang di luar, tetapi tetap tidak memakan city walk untuk pejalan kaki. Kita ingin tetap menjaga fungsi jalur pedestrian jangan sampai digunakan untuk duduk,” tegasnya.

Rencana perluasan kawasan komersial ini ditargetkan mulai direalisasikan dalam waktu dekat, dengan proses pengerjaan konstruksi yang dijadwalkan berlangsung pada bulan depan.

Kehadiran fasilitas buka semalam suntuk ini diharapkan mampu menjadi alternatif jujukan ruang komunal yang lebih representatif, rapi, dan tertata di pusat Kota Solo. (alf)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#semi outdoor #tempat nongkrong #neo solo grand mall