Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Antara Ilmu Pengetahuan dan Fantasi: Menjelajahi Dunia Paralel dalam Novel Bulan

Tri wahyu Cahyono • Rabu, 20 Mei 2026 | 13:22 WIB
Novel Bulan memiliki alur cerita yang sangat unik. Mengangkat kisah mengenai petualangan antardimensi yang jarang dieksplorasi detail. (ISTIMEWA)
Novel Bulan memiliki alur cerita yang sangat unik. Mengangkat kisah mengenai petualangan antardimensi yang jarang dieksplorasi detail. (ISTIMEWA)

Oleh: Aldiena Ainun Mahya

RADARSOLO.COM - Novel Bulan karya Tere Liye bercerita tentang petualangan tiga sahabat, Raib, Seli, dan Ali, yang melakukan perjalanan ke klan Matahari.

Mereka tidak hanya sekadar berkunjung, melainkan mengikuti kompetisi pencarian bunga matahari yang mekar setiap seribu tahun untuk menjaga perdamaian antar klan.

Misi ini membawa mereka pada pertaruhan hidup dan mati di dunia paralel yang penuh dengan keajaiban sekaligus ancaman gelap.

Baca Juga: The Sunan Hotel Solo Hadirkan Bemo Pustaka, Meriahkan Hari Buku Internasional 2026

Novel Bulan memiliki alur cerita yang sangat unik, di mana mengangkat kisah mengenai petualangan antar dimensi yang masih cukup jarang dieksplorasi dengan detail ilmiah di Indonesia.

Penjelasan dunia fantasi yang sangat cantik juga menjadi daya tarik tersendiri dari buku ini.

Selain itu, penggambaran klan Matahari dengan segala teknologi dan budayanya menjadi bukti bahwa novel ini benar-benar digarap dengan imajinasi serius dan melakukan riset yang cukup mendalam.

Namun, kekurangan dari novel ini adalah terdapat bagian-bagian awal yang mungkin terasa cukup lambat bagi pembaca yang ingin segera masuk ke inti konflik.

Jika transisi dibuat dengan tidak berbelit-belit di bab-bab awal, mungkin ceritanya akan jauh lebih menarik dan membuat pembaca merasa penasaran tanpa jeda informasi yang terlalu panjang.

Baca Juga: Baca Buku sebelum Rapat Digelar, Komisi I DPRD Wonogiri: Biar Membudaya

Terlepas dari itu semua, terdapat part-part yang menurut saya sangat menarik, terutama saat Ali menjelaskan teori ilmiah di balik kekuatan mereka.

Kalimat-kalimat Ali menunjukkan bahwa segitu besarnya kecerdasan dan rasa ingin tahunya meskipun ia sering terlihat meremehkan pelajaran sekolah.

Selain itu, part pada pertempuran akhir yang sangat megah deskripsinya dipadukan dengan pengorbanan antar sahabat juga menjadi bagian yang paling saya sukai dari novel Bulan.

Secara keseluruhan, novel Bulan berhasil memadukan unsur logika pengetahuan dengan imajinasi liar yang memanjakan pikiran.

Sebuah petualangan yang tidak hanya seru, tapi juga memberikan pesan tentang persahabatan dan keberanian menghadapi ketidaktahuan. (*)

Identitas Buku

 

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#novel berjudul bulan #penulis tere liye #Aldiena Ainun Mahya #imajinasi #Fantasi Sedarah