RADARSOLO.COM – Coba buka keyboard emoji di ponsel Anda. Deretan wajah tersenyum, hewan, makanan, kendaraan, hingga berbagai simbol langsung memenuhi layar. Emoji kini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari komunikasi digital. Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya, sebenarnya ada berapa jumlah emoji yang tersedia saat ini?
Banyak orang mungkin mengira jumlahnya hanya ratusan. Padahal, menurut standar terbaru Unicode 17.0, jumlah emoji yang direkomendasikan telah mencapai 3.790 emoji.
Angka tersebut belum termasuk berbagai variasi warna kulit, jenis kelamin, maupun kombinasi lain yang membuat karakter emoji yang dapat ditampilkan di perangkat menjadi jauh lebih banyak.
Baca Juga: "Sebentar" Itu Berapa Menit? Ternyata Jawabannya Bergantung pada Situasi
Jumlah ini terus bertambah hampir setiap tahun. Hal tersebut membuat koleksi emoji di aplikasi pesan instan maupun media sosial semakin beragam. Mulai dari ekspresi wajah, profesi, makanan khas berbagai negara, hewan, benda sehari-hari, hingga simbol-simbol baru yang mencerminkan perkembangan budaya dan teknologi.
Lantas, mengapa jumlah emoji bisa mencapai ribuan?
Jawabannya karena emoji dirancang untuk mewakili berbagai bentuk komunikasi manusia. Jika pada awal kemunculannya emoji hanya berisi beberapa gambar sederhana, kini pengguna internet berasal dari berbagai negara dengan budaya, kebiasaan, dan kebutuhan yang berbeda.
Baca Juga: Lebih dari Sekadar "Jalan": Kaya Kata Bahasa Indonesia untuk Cara Berjalan
Karena itu, standar emoji pun terus berkembang agar lebih inklusif dan mampu merepresentasikan lebih banyak orang serta situasi.
Emoji tidak hanya terdiri atas wajah tersenyum atau ekspresi sedih. Dalam standar Unicode, emoji dikelompokkan ke dalam beberapa kategori besar, seperti Smileys & Emotion, People & Body, Animals & Nature, Food & Drink, Travel & Places, Activities, Objects, Symbols, hingga Flags. Itulah sebabnya saat membuka keyboard emoji, pengguna perlu menggulir cukup jauh untuk menemukan simbol tertentu.
Selain jumlahnya yang terus bertambah, banyak orang juga tidak menyadari bahwa emoji yang terlihat di layar sebenarnya hanyalah representasi visual dari sebuah kode digital. Unicode Consortium sebagai organisasi internasional menetapkan karakter emoji beserta makna dasarnya. Sementara itu, tampilan visualnya dirancang oleh masing-masing perusahaan teknologi seperti Apple, Google, Samsung, atau Microsoft. Karena itu, emoji yang sama dapat memiliki bentuk yang sedikit berbeda di setiap perangkat, meskipun tetap mewakili karakter yang sama.
Baca Juga: Istilah "Jam Karet" Punya Cerita dan Makna yang Menarik
Setiap penambahan emoji baru juga melalui proses seleksi yang tidak sederhana. Unicode Consortium menerima proposal dari masyarakat, kemudian menilai apakah emoji tersebut memiliki potensi digunakan secara luas, relevan di berbagai budaya, dan belum diwakili oleh emoji lain. Jika memenuhi kriteria, emoji baru akan dimasukkan ke dalam pembaruan standar Unicode sebelum akhirnya diadopsi oleh berbagai platform.
Meski jumlah emoji terus meningkat, bukan berarti semua simbol digunakan secara rutin. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa pengguna cenderung memiliki "emoji favorit" yang dipakai berulang kali, seperti 😂, ❤️, 😊, 👍, atau 😭. Sementara itu, ada pula emoji yang jarang digunakan karena hanya relevan pada situasi tertentu atau kurang dikenal oleh masyarakat.
Menariknya, keberadaan ribuan emoji justru menunjukkan bagaimana cara manusia berkomunikasi ikut berkembang.
Jika dahulu pesan singkat hanya berisi teks, kini orang dapat menambahkan ekspresi, gestur, bahkan benda tertentu untuk memperjelas maksud pembicaraan. Emoji membantu menggantikan sebagian isyarat nonverbal yang biasanya muncul saat berbicara secara langsung, seperti senyum, tawa, atau ekspresi wajah.
Bukan tidak mungkin jumlah emoji akan terus bertambah pada masa mendatang. Seiring munculnya budaya baru, perkembangan teknologi, serta kebutuhan akan representasi yang lebih beragam, Unicode Consortium secara berkala mengevaluasi usulan emoji baru dari berbagai pihak. Artinya, beberapa tahun lagi, keyboard emoji di ponsel Anda mungkin akan dipenuhi lebih banyak simbol dibandingkan yang ada sekarang.
Jadi, jika selama ini Anda merasa pilihan emoji di ponsel sudah sangat banyak, anggapan itu memang tidak keliru. Di balik deretan simbol kecil yang sering dipakai saat berkirim pesan, ternyata terdapat ribuan karakter yang terus berkembang mengikuti cara manusia berkomunikasi di era digital.
Editor : Kabun Triyatno