Apa Itu AI Slop? Konten AI yang Kini Membanjiri Internet

Inayah Choirunisa • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 08:00 WIB
AI slop adalah konten hasil kecerdasan buatan berkualitas rendah yang diproduksi massal demi mengejar views dan algoritma.
AI slop adalah konten hasil kecerdasan buatan berkualitas rendah yang diproduksi massal demi mengejar views dan algoritma.

RADARSOLO.COM – Pernah melihat gambar bayi sedang mengendarai hiu di tengah jalan raya, kucing berseragam polisi yang berbicara seperti manusia, atau video yang tampak nyata tetapi isinya sangat aneh dan tidak masuk akal?

Konten semacam ini belakangan semakin sering muncul di media sosial. Sebagian orang menganggapnya lucu, tetapi tidak sedikit pula yang merasa terganggu. Fenomena tersebut kini dikenal dengan istilah AI slop.

AI slop merupakan sebutan untuk konten digital yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) secara cepat dan dalam jumlah besar, tetapi minim kualitas, kreativitas, maupun nilai informasi.

Baca Juga: Dulu Bermakna Biasa, Kini Jadi Bahasa Gaul, Begini Perjalanan Makna Sebuah Kata

Istilah slop dalam bahasa Inggris berarti sesuatu yang asal-asalan atau berkualitas rendah. Karena itu, AI slop merujuk pada gambar, video, tulisan, atau suara hasil AI yang diproduksi secara massal hanya untuk menarik perhatian dan mengejar jumlah tayangan.

Konten jenis ini biasanya memiliki ciri khas yang mudah dikenali. Gambarnya sering kali tampak sangat realistis, tetapi jika diperhatikan lebih lama terdapat kejanggalan, seperti jumlah jari yang tidak wajar, objek yang berubah bentuk, gerakan yang tidak alami, atau alur cerita yang sulit dipahami.

Ada pula video yang menggabungkan karakter, hewan, dan situasi yang mustahil terjadi di dunia nyata.

Kemunculan AI slop tidak lepas dari semakin mudahnya masyarakat mengakses teknologi AI generatif. Kini, siapa pun dapat membuat gambar, video, atau narasi hanya dengan mengetikkan beberapa kalimat perintah. Proses yang sebelumnya membutuhkan waktu berjam-jam kini dapat diselesaikan dalam hitungan menit.

Baca Juga: Kok Emoji Bisa Bikin Kita Terlihat Lebih Ramah daripada Aslinya?

Kemudahan tersebut memang membuka peluang kreativitas baru. Namun, di sisi lain, sebagian orang memanfaatkannya untuk memproduksi konten dalam jumlah sangat banyak tanpa mempertimbangkan kualitas. Tujuannya beragam, mulai dari mengejar algoritma media sosial, memperoleh pendapatan dari iklan, hingga sekadar menarik perhatian pengguna internet.

Fenomena AI slop semakin berkembang karena algoritma media sosial cenderung mempromosikan konten yang mampu menarik perhatian pengguna, meskipun isinya tidak selalu berkualitas. Konten yang terlihat unik, aneh, atau mengundang rasa penasaran sering kali memperoleh banyak klik, komentar, dan bagikan. Interaksi tersebut kemudian membuat algoritma menyebarkannya kepada lebih banyak pengguna.

Baca Juga: Kamu Pemalu? Ekspresikan Saja Melalui Emoji

Di sinilah letak tantangannya. Semakin banyak AI slop beredar, semakin sulit pula pengguna membedakan konten yang dibuat dengan tujuan menghibur, karya kreatif yang dikerjakan secara serius, dan konten yang sengaja diproduksi secara massal demi mengejar perhatian. Dalam beberapa kasus, AI slop juga dapat memperburuk penyebaran informasi yang menyesatkan apabila gambar atau video hasil AI disajikan seolah-olah merupakan peristiwa nyata.

Meski demikian, penting dipahami bahwa AI slop bukan berarti semua karya berbasis AI berkualitas buruk. Banyak ilustrator, desainer, penulis, hingga pembuat film memanfaatkan AI sebagai alat bantu untuk mempercepat proses kreatif, bukan sebagai pengganti kreativitas. Yang menjadi sorotan adalah praktik menghasilkan konten dalam jumlah besar tanpa memperhatikan akurasi, orisinalitas, atau manfaat bagi audiens.

Karena itu, pengguna media sosial perlu lebih kritis ketika menemukan konten yang tampak mencurigakan. Memeriksa sumber unggahan, memperhatikan detail gambar atau video, serta tidak langsung membagikan konten yang belum jelas kebenarannya menjadi langkah sederhana untuk mengurangi penyebaran informasi yang keliru.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, AI telah membawa banyak kemudahan dalam berbagai bidang. Namun, kemudahan tersebut juga menghadirkan tantangan baru, salah satunya membanjirnya AI slop di internet. Kemampuan untuk mengenali dan memilah konten berkualitas menjadi semakin penting agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pengguna digital yang lebih cermat dan kritis.

Editor : Kabun Triyatno
AI slop media sosial konten teknologi internet