RADARSOLO.COM-PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan industri kreatif serta seni budaya nasional.
Langkah ini diwujudkan melalui dukungan pada gelaran "Twilite Orchestra 35th Anniversary Concert".
Sebuah pertunjukan spesial memperingati 35 tahun perjalanan Twilite Orchestra sebagai orkestra dengan aktivitas berkelanjutan terlama di Indonesia.
Konser yang dipimpin langsung oleh konduktor sekaligus Music Director Twilite Orchestra Addie MS tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu (6/9/2026) pukul 16.00 di Aula Simfonia Jakarta, Kemayoran.
Baca Juga: Ika Yuanita Sukses Kembangkan Kopi Kingkaf: Bangkit Lewat Reseller dan Rumah BUMN BRI Semarang
Perhelatan bergengsi ini terselenggara berkat kolaborasi antara Adinda Bakrie Foundation, PT Summarecon Agung Tbk, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan, dukungan perseroan terhadap pergelaran ini merupakan bentuk komitmen BRI untuk mendorong ekosistem ekonomi kreatif sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap kegiatan seni budaya lewat saluran digital BRI.
“Melalui dukungan terhadap Twilite Orchestra 35th Anniversary Concert, BRI ingin menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat, khususnya nasabah, dengan memberikan akses yang lebih mudah dan eksklusif terhadap pengalaman menikmati pertunjukan musik berkualitas melalui BRImo," bebernya.
"Kolaborasi ini juga merupakan wujud komitmen BRI dalam menghadirkan berbagai manfaat yang melampaui layanan perbankan melalui ekosistem digital yang semakin lengkap," lanjut Dhanny.
Dalam konser perayaan 35 tahun ini, Twilite Orchestra bakal menyajikan perjalanan musikal yang merefleksikan kiprah panjangnya sejak berdiri pada tahun 1991.
Baca Juga: Menembus Batas Kepulauan Talaud, Kiprah Mantri BRI Nyalakan Asa Perekonomian Lokal
Repertoar yang dibawakan mencakup musik film, video game, Broadway musical, musik klasik, lagu daerah Indonesia, hingga aria opera.
Beberapa karya megah yang akan dipentaskan di antaranya Die Fledermaus Overture karya Johann Strauss II, Liberi Fatali karya Nobuo Uematsu.
Selanjutnya Phantom of the Opera karya Andrew Lloyd Webber, Fantasia Nusantara karya Addie MS, Nessun dorma, Sempre libera, hingga March of the Toreadors dari Opera Carmen.
Pertunjukan ini makin semarak dengan hadirnya penyanyi soprano internasional Meechot Marrero, penyanyi tenor Oswin Wilke, serta harpist Rama Widi yang tampil mengiringi 73 musisi Twilite Orchestra.
Baca Juga: Dorong Kemandirian Ekonomi, BRI Bekali PMI di Taiwan Pelatihan Kewirausahaan dan Literasi Keuangan
Selain itu, sebanyak 200 penyanyi paduan suara dari Twilite Chorus, Perbanas Institute Choir, PSM IPB Agria Swara, Paduan Suara Gita Swara Jaya, Uhamka Choir, dan PSM Universitas Mercu Buana turut berkolaborasi di panggung.
Tingginya antusiasme penikmat musik tanah air terbukti dari penjualan tiket umum pada 16 Juli 2026 yang ludes terjual (sold out) hanya dalam waktu 1 jam.
Tapi tenang, BRI memberikan alokasi tiket khusus yang dapat dibeli nasabah melalui aplikasi BRImo sejak 28 Juli 2026.
Berikut adalah tata cara pembelian tiket konser Twilite Orchestra melalui aplikasi BRImo:
-
Login ke aplikasi BRImo menggunakan User ID dan Password.
-
Pilih menu Lifestyle, kemudian masuk ke kategori Entertainment.
-
Pilih banner Twilite Orchestra 35th Anniversary Concert.
-
Pilih kategori tiket sesuai ketersediaan.
-
Lengkapi data pemesan sesuai ketentuan.
-
Lakukan pembayaran menggunakan rekening BRI melalui aplikasi BRImo.
-
Setelah transaksi berhasil, e-ticket akan dikirimkan ke alamat email yang terdaftar.
Baca Juga: Transformasi BRIvolution Reignite Makin Ngebut, Perkuat Peran Danantara dalam Ekonomi Nasional
Alokasi kuota tiket melalui BRImo ini bersifat terbatas dan penjualan akan dihentikan sewaktu-waktu apabila seluruh alokasi tiket telah habis dipesan.
Melalui sinergi ini, BRI berharap dapat terus mendukung kemajuan industri kreatif dan seni budaya nasional sembari menghadirkan inovasi layanan digital lifestyle yang relevan dan bernilai tambah bagi seluruh nasabah. (*)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : BRI