Meal Prep Makin Populer, Kenapa Banyak Orang Memilih Menyiapkan Makanan Sekaligus?

Inayah Choirunisa • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 07:43 WIB
Meal prep makin populer! Kebiasaan menyiapkan makanan sekaligus untuk beberapa hari ini jadi solusi praktis hemat waktu, hemat pengeluaran, dan bantu jaga pola makan sehat.
Meal prep makin populer! Kebiasaan menyiapkan makanan sekaligus untuk beberapa hari ini jadi solusi praktis hemat waktu, hemat pengeluaran, dan bantu jaga pola makan sehat.

RADARSOLO.COM – Belakangan ini, media sosial dipenuhi video seseorang memasak ayam panggang, merebus sayuran, menyiapkan nasi, lalu membaginya ke dalam beberapa kotak makan. Dalam satu kali memasak, makanan tersebut disiapkan untuk beberapa hari ke depan. Kebiasaan ini dikenal dengan istilah meal prep.

Jika dulu memasak identik dilakukan setiap hari, kini semakin banyak orang memilih menyiapkan makanan sekaligus untuk kebutuhan selama beberapa hari. Tak hanya para pecinta olahraga, meal prep juga mulai digemari oleh pekerja kantoran, mahasiswa, hingga anak kos yang ingin menghemat waktu dan pengeluaran.

Lantas, apa yang membuat meal prep semakin populer?

Baca Juga: Lomba Agustusan yang Tak Pernah Absen, Ternyata Banyak Berasal dari Tradisi Lama

Bukan Sekadar Menyiapkan Bekal

Meal prep merupakan kebiasaan merencanakan sekaligus menyiapkan makanan dalam satu waktu untuk dikonsumsi beberapa hari ke depan. Makanan biasanya disimpan dalam wadah tertutup di lemari pendingin, lalu dipanaskan kembali saat akan disantap.

Konsep ini bukan berarti seseorang harus mengonsumsi menu yang sama setiap hari. Banyak orang justru menyiapkan beberapa variasi lauk, sayuran, maupun sumber karbohidrat agar pilihan makan tetap beragam.

Popularitas meal prep semakin meningkat seiring banyaknya konten bertema Sunday meal prep atau weekly meal prep di TikTok, Instagram, hingga YouTube. Video-video tersebut menunjukkan bagaimana seseorang menyelesaikan persiapan makan untuk satu minggu hanya dalam waktu beberapa jam.

Baca Juga: Setiap Agustus Kita Mengucapkan "Dirgahayu", Tapi Apa Sebenarnya Arti Kata Itu?

Menghemat Waktu di Tengah Aktivitas Padat

Salah satu alasan utama orang mulai menerapkan meal prep adalah efisiensi waktu.

Di tengah rutinitas yang padat, tidak semua orang memiliki kesempatan memasak setiap hari. Dengan menyiapkan makanan lebih awal, waktu yang biasanya digunakan untuk memasak bisa dialihkan ke aktivitas lain, seperti bekerja, belajar, atau beristirahat.

Bagi pekerja yang harus berangkat pagi atau mahasiswa dengan jadwal kuliah yang padat, memiliki makanan yang sudah siap di kulkas juga membantu mengurangi kebiasaan membeli makanan secara terburu-buru.

Membantu Mengatur Pengeluaran

Selain praktis, meal prep juga dinilai dapat membantu mengelola anggaran makan.

Dengan membuat daftar menu sebelum berbelanja, seseorang cenderung membeli bahan makanan sesuai kebutuhan. Cara ini dapat mengurangi pembelian impulsif sekaligus meminimalkan bahan makanan yang terbuang karena tidak sempat diolah.

Memasak sendiri juga sering kali lebih hemat dibandingkan membeli makanan setiap hari, terutama bagi mereka yang rutin makan siang di luar rumah.

Tak sedikit orang yang mulai menjadikan meal prep sebagai salah satu strategi untuk mengendalikan pengeluaran bulanan tanpa harus mengorbankan kualitas makanan yang dikonsumsi.

Baca Juga: Bukan Soal Minuman, Ini Makna 'Teh Hijau' dalam Lagu Terbaru Tulus

Mempermudah Menjaga Pola Makan

Selain faktor praktis dan ekonomi, meal prep juga berkaitan dengan pola hidup yang lebih sehat.

Ketika makanan sudah disiapkan sebelumnya, seseorang cenderung lebih mudah mengontrol porsi, memilih bahan makanan yang digunakan, serta mengurangi konsumsi makanan cepat saji atau camilan berlebihan.

Meski demikian, meal prep bukan berarti harus mengikuti pola makan tertentu. Kebiasaan ini dapat diterapkan dengan berbagai jenis menu, menyesuaikan kebutuhan, selera, maupun kondisi kesehatan masing-masing.

Tetap Perhatikan Cara Penyimpanan

Di balik berbagai manfaatnya, meal prep tetap memerlukan perhatian terhadap keamanan pangan.

Makanan yang telah dimasak sebaiknya segera didinginkan dan disimpan dalam wadah tertutup di lemari pendingin. Saat akan dikonsumsi kembali, makanan perlu dipanaskan hingga matang merata. Selain itu, penting untuk memperhatikan lama penyimpanan agar kualitas dan keamanannya tetap terjaga.

Pada akhirnya, tren meal prep menunjukkan bahwa cara masyarakat memandang aktivitas memasak mulai berubah. Bukan lagi sekadar rutinitas harian, memasak kini juga menjadi bagian dari strategi mengatur waktu, pengeluaran, sekaligus pola makan. Di tengah kesibukan yang semakin padat, kebiasaan sederhana ini menjadi solusi praktis bagi banyak orang untuk tetap menikmati makanan rumahan tanpa harus memasak setiap hari. (inayah choirunisa)

Editor : Kabun Triyatno
inayah choirunisa meal prep makanan memasak Menyiapkan Dana Darurat