RADARSOLO.COM - Hal yang dulu disukai kini terasa biasa saja? Hobi mulai ditinggalkan, kuliah atau pekerjaan terasa hambar, bahkan bertemu orang terdekat pun tidak lagi terasa menyenangkan.
Kondisi tersebut sering disebut lost spark atau losing the spark. Istilah ini menggambarkan hilangnya rasa antusias, ketertarikan, atau semangat terhadap sesuatu yang sebelumnya terasa menyenangkan.
Lost spark memang sering dikaitkan dengan hubungan percintaan. Namun, kondisi ini juga bisa terjadi dalam kehidupan sehari-hari, seperti pekerjaan, perkuliahan, pertemanan, maupun hobi.
Baca Juga: Kenapa Kita Sering Canggung dan Mati Topik Saat Ngobrol? Ini Penjelasan Psikologisnya
Tandanya bisa berupa rasa bosan, kehilangan motivasi, sulit merasa antusias, atau menjalani aktivitas hanya karena kewajiban. Rutinitas yang monoton, tekanan, dan kelelahan juga dapat membuat seseorang merasa kehilangan percikan tersebut.
Untuk mengembalikannya, tidak selalu harus melakukan perubahan besar. Beristirahat, mengubah rutinitas, mencoba aktivitas baru, atau kembali melakukan hal-hal yang dulu disukai bisa menjadi langkah sederhana.
Baca Juga: Raw Dogging Life, Tren Menjalani Hidup Tanpa Distraksi yang Ramai di Media Sosial
Namun, kehilangan spark juga tidak selalu berarti harus memaksakan diri untuk kembali seperti dulu. Bisa jadi, perasaan tersebut justru menjadi tanda bahwa ada sesuatu dalam hidup yang perlu dievaluasi.
Sebab, terkadang yang kita butuhkan bukan mencari kehidupan baru, tetapi memberi diri sendiri kesempatan untuk menemukan kembali alasan mengapa kita pernah begitu menyukainya. (annas rohmanda purbaningrum)
Editor : Kabun Triyatno