RADARSOLO.COM - Bagi penggemar drama Thailand, kamu mungkin sering mendengar karakter memanggil orang lain dengan sebutan Khun sebelum nama. Misalnya, seseorang dipanggil Khun Nanon atau Khun Bright.
Sekilas, Khun terdengar seperti bagian dari nama. Padahal, kata tersebut merupakan salah satu bentuk sapaan dalam bahasa Thailand yang digunakan untuk menunjukkan kesopanan.
Dalam penggunaannya, Khun dapat ditempatkan sebelum nama seseorang, terutama dalam situasi yang membutuhkan sapaan lebih sopan atau ketika hubungan antara pembicara dan lawan bicara belum terlalu dekat.
Baca Juga: Bukan Jepit Biasa, Gen Z Thailand Lagi Gandrungi Malai Rad Klao
Hal menariknya, sistem sapaan dalam bahasa Thailand tidak hanya mempertimbangkan nama. Usia, hubungan sosial, kedekatan, dan situasi percakapan juga dapat memengaruhi bentuk sapaan yang digunakan.
Selain Khun, ada pula sapaan seperti Phi dan Nong yang cukup sering terdengar dalam percakapan sehari-hari maupun drama Thailand.
Phi digunakan untuk menyebut orang yang lebih tua, baik laki-laki maupun perempuan. Sementara itu, Nong digunakan untuk orang yang lebih muda. Keduanya dapat digunakan sebagai sapaan yang menunjukkan hubungan berdasarkan usia tanpa harus menyebut nama secara langsung.
Misalnya, seseorang yang lebih muda dapat memanggil orang yang lebih tua dengan Phi sebagai bentuk sapaan. Sebaliknya, orang yang lebih tua dapat menggunakan Nong ketika berbicara kepada seseorang yang lebih muda.
Baca Juga: Kenapa Nama Orang Thailand Sering Pendek? Ternyata Ini Alasannya
Penggunaan istilah tersebut juga membuat percakapan dalam bahasa Thailand terasa berbeda jika dibandingkan dengan bahasa Indonesia. Dalam bahasa Indonesia, seseorang bisa langsung menyebut nama atau menggunakan kata seperti "Kak", "Mas", "Mbak", atau "Adik" sesuai konteks.
Sementara itu, Khun memiliki fungsi yang lebih dekat dengan sapaan hormat dan dapat digunakan sebelum nama seseorang. Penggunaan bentuk sapaan seperti ini menjadi bagian dari cara masyarakat Thailand menandai hubungan sosial dalam komunikasi.
Selain Khun, Phi, dan Nong, ada pula istilah Ajarn yang digunakan untuk menyapa guru atau dosen. Istilah tersebut menunjukkan bahwa sapaan dalam bahasa Thailand juga dapat berkaitan dengan peran atau status seseorang.
Itulah sebabnya karakter dalam drama Thailand tidak selalu saling memanggil dengan nama. Pilihan sapaan yang digunakan dapat memberikan petunjuk mengenai hubungan antarkarakter, misalnya apakah mereka lebih tua, lebih muda, memiliki hubungan profesional, atau berada dalam situasi yang lebih formal.
Editor : Annas Rohmanda Purbaningrum