Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Proyek Film Pendek untuk Menyikapi Perkembangan Iptek Berdasarkan Nilai Moral Kristen

Tri wahyu Cahyono • Rabu, 1 Maret 2023 | 14:11 WIB
Photo
Photo

Oleh: Rohwinarmi, S.PAK*)


PERKEMBANGAN teknologi dan informasi sudah sangat pesat dan maju, bahkan mendominasi kehidupan kita. Terutama setelah pandemi, banyak kegiatan bergantung pada teknologi termasuk kegiatan pembelajaran.


Hampir seluruh kegiatan pembelajaran dilaksanakan daring (online) selama masa pandemi. Teknologi memang membawa perubahan pola hidup manusia, oleh karena itu, bisa berdampak  positif maupun negatif.


Dampak positif teknologi di antaranya meringankan aktivitas sehari-hari, mempermudah dan memperlancar komunikasi, mempermudah pembayaran dan transaksi keuangan, dan sebagainya.


Sedangkan, dampak negatif kemajuan teknologi dapat berupa seseorang menjadi lebih individualis dan apatis terhadap lingkungan. Terlebih lagi, arus informasi sangat mudah diakses dan bias dengan mudah ditiru (Lath, 2019: LinkedIn, “Pros and Consof Technology”).


Perkembangan teknologi tidak untuk ditolak, melainkan untuk dikelola dan dimaksimalkan dalam penggunaannya. Untuk itu, remaja perlu untuk dibekali nilai-nilai moral agar dapat menyaring setiap teknologi yang digunakan dan arus informasi yang masuk.


Budhianto (2022) dalam artikel berjudul “Menyikapi Perkembangan Teknologi yang Pesat” yang diterbitkan di laman Educa Studio (https://www.educastudio.com/news/tips-guru-hebat-menyikapi-perkembangan-teknologi-yang-pesat) menyebutkan, perkembangan teknologi dan informasi dapat disikapi denagn cara memberi pengarahan penggunaan teknologi untuk kegiatan pembelajaran dan memotivasi siswa membuat konten edukasi.


Pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen Bab 13 Sikap Kristiani terhadap Kebudayaan, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, peserta didik kelas XI MIPA 2 SMAN 1 Baturetno, Kabupaten Wonogiri diminta untuk membuat sebuah film pendek yang dikerjakan secara berkelompok yang bertemakan “Memanfaatkan Kemajuan Teknologi dengan Bijak”.


Tujuan pembelajaran berupa proyek kelas ini adalah untuk mengkritisi penggunaan kemajuan teknologi di sekitar kita.


Unsur wajib dalam video tersebut diantaranya adalah demonstrasi penggunaan positif kemajuan teknologi dan informasi, serta edukasi penggunaan positif kemajuan teknologi dan informasi.


Peserta didik Kristen kelas XI MIPA 2 berjumlah enam orang, dibagi menjadi dua kelompok, sehingga kelompok 1 membuat film pendek dengan unsur demonstrasi penggunaan positif kemajuan teknologi dan informasi, sedangkan kelompok 2 membuat video dengan unsur edukasi penggunaan positif kemajuan teknologi dan informasi. Pembelajaran dilakukan dalam dua pertemuan.


Pertemuan pertama dilakukan untuk membagi kelompok dan menjelaskan tema. Guru memberi materi mengenai bagaimana mengkritisi kemajuan teknologi dan memfilter arus informasi dengan nilai-nilai Kristiani.


Selain itu, juga menjelaskan bahwa semakin deras arus informasi, semakin maju dan canggih teknologi, justru penting bagi peserta didik untuk semakin dalam mengakar pada pengertian akan nilai-nilai Kristen (Panri, 2021. Dlm. “Gaya Hidup Seorang Pemuda Kristen Dalam Menyikapi Perkembangan Ilmu Pengetahuan Dan Tenologi (IPTEK) Di Era Milenial Sekarang Ini”).


Nilai-nilai seperti kasih, toleransi, peduli pada sesama, menghargai bangsa dan negara, serta menghormati orang tua, harus terus dipertahankan dan digunakan untuk menyaring informasi yang diterima dari internet. Nilai-nilai tersebut juga harus terkandung dalam proyek film pendek di setiap kelompok.


Adapun ketentuan video sebagai berikut: berdurasi 8-12menit, mengandung unsur sesuai ketentuan, diperagakan oleh tim kelompok atau boleh orang lain, namun yang memikirkan plot atau ide film pendek harus anggota kelompok, dan media rekam boleh menggunakan handphone dengan mode horizontal atau landscape.


Film pendek dikerjakan selama satu minggu dan dipresentasikan pada pertemuan berikutnya. Pada pertemuan berikutnya, setiap kelompok mempresentasikan videonya dengan disertai penjelasan dari kelompok di depan peserta didik yang lain.


Kelompok 1 dengan unsur demonstrasi penggunaan positif teknologi dan arus informasi menampilkan siswa yang membeli buku mata pelajaran secara daring lewat e-commerce.


Membeli buku secara daring jauh lebih hemat dibandingkan harus pergi ke kota sebelah untuk membeli buku. Selain itu, e-commerce tersebut memberi jaminan bahwa buku yang dibeli asli, bukan bajakan sehingga tidak melanggar hukum dan kekayaan hak cipta.


Kelompok 2 dengan unsur edukasi penggunaan positif teknologi dan arus informasi menampilkan seorang remaja yang mengajari adiknya belajar menggunakan internet, lewat e-book atau buku digital.


Mulai dari proses pencarian buku sesuai materi ajar hingga proses berlangganan e-book dan penggunaannya.


Penggunaan e-book bertujuan mengurangi limbah kertas dan lebih praktis, mudah dibawa ke mana-mana dan selalu tersedia rujukan buku serupa di internet, sehingga lebih kaya informasi.


Setelah penampilan film pendek kedua kelompok, dibuka sesi diskusi dan tanya jawab, baik antar siswa, maupun siswa-guru.


Dari proyek ini, meskipun jauh dari sempurna dalam hal pembuatan film, dan detail konsep film pendek, namun peserta didik memahami dna mampu mengkritisi kemajuan teknologi dan informas di kehidupan bermasyarakat sehari-hari.


Terlebih lagi, peserta didik juga terasah keterampilan penggunaan teknologinya lewat penggunaan aplikasi edit video, pengambilan video, dan sebagainya. Sekaligus mengasah kreativitas dan kemampuan berpikir kritis lewat ide yang dituangkan dalam film pendek. (*)


 


*) Guru SMAN 1 Baturetno, Kabupaten Wonogiri

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#Kabupaten Wonogiri #menyikapi perkembangan Iptek #berdasarkan nilai moral kristen #Guru SMAN 1 Baturetno #proyek film pendek #rohwinarmi