Oleh: Tri Hastuti, S.Pd.*)
KEMENDIKBUD resmi memperkenalkan Kurikulum Merdeka Belajar sebagai pengganti Kurikulum 2013. Pergantian kurikulum ini dilakukan sebagai upaya memulihkan pembelajaran setelah pandemi Covid-19. Pada kurikulum baru ini muncul Informatika, sebagai salah mata pelajaran wajib. Salah satu bidang pengetahuan yang dipelajari adalah sistem komputer.
Pada Bidang Sistem Komputer siswa diharapkan mampu menjelaskan bagian-bagian sistem komputer, dan bagaimana sistem komputer bekerja. Salah satu materinya adalah tentang Perangkat Keras(Hardware) Komputer. Agar bisa memahami bagaimana sistem komputer bekerja maka siswa harus memahami bagian-bagian perangkat komputer dan fungsinya. Untuk mewujudkan itu diperlukan penerapan strategi pembelajaran, model dan media pembelajaran yang sesuai dengan materi.
Penggunaan model yang bervariatif akan meningkatkan ketertarikan siswa dan menghilangkan kejenuhan pada pembelajaran. Sedangkan media pembelajaran dapat dipahami sebagai segala sesuatu yang dapat menyalurkan informasi dari sumber informasi kepada penerima informasi (Falahudin, 2014) dan tujuan penggunaan media dalam pembelajaran yaitu untuk mengefektifkan proses penyampaian informasi kepada siswa.
Pemilihan model dan media pembelajaran yang kurang tepat akan mengakibatkan siswa kesulitan dalam menguasai materi dan menyebabkan hasil belajar siswa rendah.
Seperti yang terjadi pada siswa kelas 7A SMP Negeri 6 Wonogiri semester genap tahun pelajaran 2022/2023, pada mata pelajaran Informatika materi Hardware Komputer. Dari 30 siswa, hanya sekitar 40 persen atau sekitar 12 siswa yang nilainya di atas KKM (72).
Selama ini guru menyampaikan materi Perangkat Keras (Hardware) Komputer hanya menggunakan media power point. Mungkin karena itulah banyak siswa sulit memahami materi tersebut yang mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa.
Dari problem yang terjadi, guru kemudian memilih untuk menggunakan model pembelajaran make a match sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar pada materi Perangkat Keras (Hardware) Komputer.
Adapun materi Perangkat Keras (Hardware) Komputer, yaitu mempelajari karakteristik dan fungsi dari Perangkat Masukan(Input Devices), Pemroses (Processing Unit), Alat Output ( output devices) dan Piranti Penyimpanan(Storage device).
Menurut Komalasari (2017, hlm. 85) model pembelajaran make a match merupakan model pembelajaran yang mengajak murid mencari jawaban terhadap suatu pertanyaan konsep melalui suatu permainan kartu pasangan.
Adapun tahapan model make a match, pertama: kegiatan awal, guru meminta salah satu perwakilan untuk memimpin doa, guru mempersiapkan bahan ajar, menjelaskan tujuan pembelajaran, guru bersama siswa mengondisikan kelas untuk pembelajaran menggunakan make a match.
Kedua, guru menyiapkan kartu yang berisi beberapa konsep yang sesuai materi untuk sesi review. Salah satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban. Masing-masing siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soal atau jawaban dan memikirkan jawaban atau soal dari kartu yang dipegang.
Masing-masing siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya. Masing-masing siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu, diberi poin. Apabila siswa tidak dapat mencocokkan kartunya dengan temannya akan mendapatkan hukuman yang telah disepakati bersama.
Setelah satu babak, kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya, demikian seterusnya, Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pembelajaran.
Dengan penggunaan model make a match, berdampak positif pada siswa. Suasana kegembiraan tumbuh dalam proses pembelajaran, Kerjasama antar sesama terwujud dengan dinamis, Munculnya dinamika gotong royong yang merata pada seluruh siswa.
Satu hal yang tampak jelas yaitu meningkatnya hasil belajar siswa. Dibuktikan dengan hasil tes formatif dimana dari 30 siswa kelas 7A SMP Negeri 6 Wonogiri semester genap tahun pelajaran 2022/2023, semuanya (100 persen) aktif dan antusias serta rata-rata nilai 82 yang artinya sudah melampaui KKM 72 (*)
*) Guru Informatika SMPN 6 Wonogiri, Kabupaten Wonogiri
Editor : Tri Wahyu Cahyono