Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Efektivitas Value Clarification Technique sebagai Model Pembelajaran PPKn

Syahaamah Fikria • Rabu, 31 Mei 2023 | 02:02 WIB
Photo
Photo
Oleh: Dra. Tarmi

KEMENTERIAN Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) meluncurkan kurikulum baru yang diberi nama kurikulum merdeka. Ini menjadi angin segar bagi dunia pendidikan di Indonesia, apalagi dalam rangka memperbaiki krisis pendidikan di tanah air. Dalam kurikulum merdeka, Mendikbudristek Nadiem Makarim juga meluncurkan slogan Merdeka Belajar, yang saat ini sedang marak digerakkan di semua jenjang pendidikan di Indonesia.

Merdeka Belajar sejatinya ingin mewujudkan kondisi belajar yang menyenangkan, baik itu untuk guru maupun peserta didik. Menurut Ade Erlangga, Merdeka Belajar merupakan sebuah gebrakan baru untuk dapat mengubah sistem pendidikan nasional yang selama ini terkesan monoton (A. G. J. Nasution, 2020).

Dalam menyikapi perubahan kurikulum, guru PPKn kelas VIID SMP Negeri 2 Eromoko melakukan inovasi pembelajaran yang berpihak pada murid. Harapannya, pendidik mampu melayani murid sesuai tuntutan zamannya dengan cara mengoptimalkan aset yang dimiliki sekolah. Murid dengan beragam potensi, minat, karakteristik dan bakat, merupakan aset sekolah yang dapat dijadikan kekuatan, yaitu melalui penerapan model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT).

Menurut Muchlisin Riadi (2022), model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) atau teknik mengklarifikasi nilai adalah suatu pendekatan pembelajaran yang bertujuan untuk mengubah atau menanamkan nilai-nilai, norma-norma dalam bentuk simulasi dan aktivitas belajar.

Pada model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT), murid dilatih untuk menemukan, memilih, menganalisis, dan memutuskan dalam mengambil sikap sendiri, nilai-nilai apa saja yang cocok untuk dirinya. Melalui model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT), murid didorong untuk bertindak secara sadar menemukan dan memahami nilai dan norma yang berlaku, seperti jujur, terbuka dan saling menghargai sesama.

Menurut Adisusilo (2012), tahapan proses atau langkah-langkah dalam pelaksanaan model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) adalah sebagai berikut: (1) Kebebasan memilih, artinya murid memiliki kebebasan dari segala bentuk tekanan dan bebas menentukan pilihan yang akan diambil sendiri, dan memilih nilai dari berbagai alternatif nilai yang disediakan. (2) Menghargai, murid menegaskan nilai yang sudah dipilih dan mengakuinya di depan umum sesuai dengan nilai yang menjadi pilihannya. (3) Berbuat, murid mewujudkan nilai dalam sikap dan tingkah lakunya secara berulang-ulang, sehingga akan menjadi pola hidupnya.

Adapun kelebihan Value Clarification Technique (VCT), antara lain: (1) Mampu membina, menanamkan nilai dan moral dalam kehidupan; (2) mampu mengundang, melibatkan, membina dan mengembangkan potensi diri murid; (3) mampu memberikan sejumlah pengalaman belajar dari berbagai kehidupan.

Saat penerapan model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT), guru PPKn melakukan penilaian melalui rubrik, catatan anekdoktal serta tes tertulis. Hasil penilaian melalui tes tertulis kelas VIID SMP Negeri 2 Eromoko semester 1 tahun pelajaran 2022/2023 pada materi Norma dan UUD NRI Tahun 1945 dengan jumlah 28 peserta didik, sebelum menggunakan model Value Clarification Technique (VCT) diperoleh rerata kelas 64,28 persen dengan ketuntasan 61 persen. Setelah menggunakan VCT, rerata kelas meningkat menjadi 82,86 persen dengan ketuntasan 92,86 persen.

Pembelajaran dengan Value Clarification Technique (VCT) mampu menciptakan suasana pembelajaran yang asyik, disiplin, serta menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif pada murid. Value Clarification Technique (VCT) juga dapat menjadi alternatif model pembelajaran kurikulum merdeka  bagi mata pelajaran lain, tidak hanya PPKn. (*)

* Guru PPKn SMP Negeri 2 Eromoko, Wonogiri

 

 

  Editor : Syahaamah Fikria
#MODEL PEMBELAJARAN #Tarmi #SMPN 2 Eromoko #Guru PPKn SMP Negeri 2 Eromoko #Value Clarification Technique #merdeka belajar