Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

TPS Menumbuhkan Semangat Siswa Belajar Matematika

Tri wahyu Cahyono • Rabu, 26 Juli 2023 | 04:04 WIB

Guru SDN 1 Gandon Kaloran, Kabupaten Temanggung Ida Setiyana.
Guru SDN 1 Gandon Kaloran, Kabupaten Temanggung Ida Setiyana.

Oleh : Ida Setiyana, S.Pd*)

PENDIDIKAN sebagai salah satu pembinaan generasi muda haruslah memfasilitasi dan mempersiapkan peserta didik yang unggul dan berkualitas.

Matematika merupakan mata pelajaran yang perlu diberikan kepada semua peserta didik mulai dari sekolah dasar (SD) untuk memberi bekal kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, dan kreatif, serta kemampuan bekerja sama.

Pembelajaran Matematika di SD Negeri 1 Gandon, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung pada siswa kelas V didominasi oleh pendekatan ekspositoris.

Yaitu guru menggunakan model pembelajaran yang tidak sesuai dengan materi pembelajaran, sedangkan siswa kurang terlibat atau cenderung pasif.

Padahal dalam proses belajar mengajar keterlibatan siswa harus secara totalitas, yakni melibatkan pikiran, pendengaran, penglihatan dan psikomotorik.

Untuk itu, guru harus mempunyai strategi pembelajaran yang efektif. Salah satunya menggunakan model pembelajaran Think Pair and Share (TPS).

Model pembelajaran adalah sistem pembelajaran yang mengutamakan penanaman kemampuan sosial terutama bekerjasama, kemampuan berinteraksi disamping kemampuan berfikir cepat melalui permainan mencari pasangan dengan dibantu kartu (Wahab : 2007,29).

TPS atau mencari pasangan merupakan salah satu alternatif yang dpat diterapkan kepada siswa.

Penerapan model TPS ini dimulai dari teknik, yaitu siswa diminta mencari pasangan beranggotakan dua orang.

Komalasari (2010: 85) menyatakan, model pembelajaran merupakan model pembelajaran yang mengajak siswa mencari jawaban terhadap suatu pertanyaan atau pasangan dari suatu konsep melalui think berpikir, pair pasangan dan share memaparkan hasilnya dalam batas waktu yang ditentukan.

Sedangkan Yunan Martinis (2007: 138) mengemukakkan, model pembelajaran merupakan cara melakukan atau menyajikan, menguraikan, memberi contoh, dan memberikan latihan isi pelajaran kepada siswa untuk mencapai tujuan tertentu.

Dalam pembelajaran guru harus menggunakan model yang bervariasi sesuai dengan materi yang disampaikan.

Fungsi model adalah sebagai alat untuk mencapai tujuan pembelajaran. Fungsi model yang sangat tepat untuk membantu guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa disekolah.

Menurut Slavin (2009: 257), model pembelajaran TPS merupakan model yang sangat sederhana tetapi sangat bermanfaat, yaitu berpikir, berpasangan dan berbagi.

Merupakan jenis pembelajaran kooperatif yang dirancang untuk memengaruhi interaksi siswa.

Langkah-langkah pembelajaran Matematika dengan penerapan model cooperative learning TPS dengan materi “ Luas Bangun datar” yaitu guru menyiapkan beberapa bangun datar.

Kemudian guru membimbing siswa untuk membentuk kelompok yang beranggotakan dua orang atau teman sebelahnya. Siswa diminta untuk berpikir (think) tentang cara menggambar bangun datar, serta menentukan luas bangun datar.

Guru membagikan media bangun datar sederhana, kemudian siswa secara berpasangan mengerjakan tugas yang diberikan guru tentang menghitung luas pesrsegi, persegi panjang dan segitiga (pair).

Kemudian siswa diminta memaparkan hasil pekerjaan di depan kelas bersama pasangannya (share).

Pembelajaran matematika dengan model cooperative learning TPS sangat membantu dalam meningkatkan dan menumbuhkan semangat siswa dalam belajar.

Suasana kegembiraan akan tumbuh dalam proses pembelajaran. Selain itu, kerja sama antarsesama siswa dapat terwujud secara dinamis.

Penggunaan model TPS membuat siswa ikut berperan aktif dan menumbuhkan semangat belajar pada siswa kelas V SDN Gandon, Kecamatan Kaloran Kabupaten Temanggung.

Peran serta keaktifannya tersebut akan menumbuhkan berbagai hal positif. Siswa akan melakukan interaksi sosial dengan teman satu kelasnya. Sehingga siswa dilatih dalam segi intelektual dan segi sosial. (*)


*) Guru SDN 1 Gandon Kaloran, Kabupaten Temanggung

 

 

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#Kabupaten Temanggung #matematika #ida setiyana #Guru SDN 1 Gandon Kaloran #Think Pair and Share