Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

NASA Kirim 4 Astronot ke ISS, Misi Tumbuhkan Tanaman di Luar Angkasa

Syahaamah Fikria • Sabtu, 30 Oktober 2021 | 14:00 WIB
Empat astronot NASA yang siap berangkat ke Stasiun Internasional Luar Angkasa (ISS) pada Minggu (31/10).
Empat astronot NASA yang siap berangkat ke Stasiun Internasional Luar Angkasa (ISS) pada Minggu (31/10).
RADARSOLO.ID - NASA akan kembali bekerja sama dengan perusahan Elon Musk, SpaceX untuk mengirim empat astronot ke Stasiun Internasional Luar Angkasa (ISS) pada Minggu (31/10). Ekspedisi ini akan menjadi yang pertama kalinya bagi tiga dari empat astronot tersebut.

Kru misi “Crew-3” akan menghabiskan sekitar enam bulan di pos orbit. Melakukan penelitian dan observasi di berbagai bidang, termasuk ilmu material, kesehatan, dan botani untuk membantu menginformasikan eksplorasi ruang angkasa di masa depan dan memberi manfaat bagi kehidupan di bumi.

Astronot Amerika Raja Chari, Tom Marshburn, and Kayla Barron bersama astronot Jerman Matthias Maurer dari Badan Antariksa Eropa (ESA) akan meluncurkan pesawat ruang angkasa Crew Dragon bernama ‘Endurance,’ yang dipasang di atas roket Falcon 9 pada pukul 02.21 am dari Kennedy Space Center di Florida.

“Tadi malam, kami pergi melihat Endurance di hangar dan mereka sudah siap luncur,” kata Chari, seorang kolonel Angkatan Udara Amerika yang juga menjadi pemimpin misi tersebut, pada konferensi pres Rabu (27/10).

Dari keempat astronot, hanya Marshburn yang pernah pergi ke luar angkasa sebelumnya. Dokter itu terbang dengan pesawat ulang-alik pada 2009 dan pesawat ruang angkasa Rusia Soyuz dalam misi pada 2012-2013.

Barron, yang bersama dengan Chari terpilih untuk korps astronot NASA pada 2017, sebelumnya merupakan perwira perang kapal selam untuk Angkatan Laut. Pasangan ini juga terlibat dalam misi Artemis NASA, atau misi pengiriman kembali manusia ke bulan akhir dekade ini.

Maurer, seorang insinyur ilmu material, akan menjadi orang Jerman ke-12 yang pergi ke luar angkasa dan akan bergabung dengan astronot ESA Thomas Pesquet dari Prancis di ISS.

Setelah perjalanan selama 22 jam, Endurance akan berlabuh secara mandiri di stasiun luar angkasa pada Senin (1/11) pukul 12.10.

Poin penting yang disorot dari misi ini yaitu percobaan untuk menumbuhkan tanaman di luar angkasa tanpa tanah atau media pertumbuhan lainnya. Serta untuk membangun serat optik dalam microgravity, yang menurut penelitian sebelumnya akan lebih unggul kualitasnya daripada yang dibuat di bumi.

Maurer akan membantu mengoperasikan European Robotic Arm yang saat ini sedang dipasang di ISS oleh pihak Rusia, dan menguji CIMON—asisten kecerdasan buatan yang dikembangkan oleh Badan Antariksa Jerman DLR, Airbus, dan IBM.

"Ini adalah eksperimen yang benar-benar membuka jalan untuk eksplorasi," katanya.

Para astronot Crew-3 juga akan melakukan spacewalk untuk menyelesaikan pengembangan panel surya dan akan hadir untuk dua misi pariwisata. Termasuk turis Jepang di atas pesawat ruang angkasa Rusia Soyuz pada akhir 2021 dan kru Space-X Axiom, yang rencananya akan diluncurkan pada Februari 2022.

Crew-3 adalah bagian dari kemitraan miliaran dolar NASA dengan SpaceX, yang ditandatangani setelah mengakhiri program Space Shuttle pada 2011, untuk memulihkan kapasitas Amerika melakukan penerbangan antariksa manusia. (bbs/mgd/ria) Editor : Syahaamah Fikria
#crew-3 #nasa #spacex #astronot #misi tumbuhkan tanaman di luar angkasa #misi luar angkasa