Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Indonesia Berharap Xi Jinping Pasti Hadir di Pertemuan G 20 Bali

Perdana Bayu Saputra • Jumat, 30 September 2022 | 21:49 WIB
Foto dokumen Presiden Rusian Vladimir Putin dan Presiden Tiongkok Xi Jinping. (Reuters)
Foto dokumen Presiden Rusian Vladimir Putin dan Presiden Tiongkok Xi Jinping. (Reuters)
JawaPos.com–Indonesia kembali menyampaikan harapannya agar Presiden Tiongkok Xi Jinping memenuhi agenda pertemuan G 20 di Bali pada November. Hal itu berdasar kepastian yang disampaikan Presiden Joko Widodo sebelumnya bahwa Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin bakal menghadiri pertemuan tersebut.

Keinginan itu kembali disampaikan kali ini oleh Menko Luhut saat resepsi virtual HUT ke-73 berdirinya Republik Rakyat Tiongkok. Dia memuji pencapaian Tiongkok di berbagai bidang dan meningkatkan pengaruh internasional dalam 73 tahun terakhir.

Luhut juga berterima kasih kepada Tiongkok karena menyediakan pasokan medis anti Covid. Tiongkok sudah menunjukkan hubungan erat antara inisiatif Sabuk dan Jalan dan Strategi Poros Maritim Global, meningkatkan perdagangan dan investasi dua arah, hasil yang bermanfaat dari kerja sama dalam rantai pasokan, transisi hijau, vaksin, dan genomik.

”Indonesia mendukung Global Development Initiative dan siap berpartisipasi aktif di dalamnya. Indonesia menantikan kehadiran Presiden Xi Jinping pada KTT G 20 di Bali pada November,” kata Luhut baru-baru ini.

Resepsi juga menampilkan video klip yang menunjukkan pencapaian pembangunan ekonomi dan sosial Tiongkok dan kerja sama praktis Tiongkok-Indonesia yang membuahkan hasil, kumpulan karya kompetisi film pendek Halo Tiongkok dan tarian tradisional Tiongkok yang dibawakan para diplomat KBRI.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengumumkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Tiongkok Xi Jinping akan menghadiri KTT G 20 di Bali tahun ini.

Pengumuman itu membuat AS dilema apakah akan ikut bergabung atau tidak. Hal itu terkait dengan konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina. Editor : Perdana Bayu Saputra
#tiongkok #presiden xi jinping #indonesia #Presiden Joko Widodo #Presiden Vladimir Putin #pertemuan g 20