Kecelakaan ini terjadi di jalan raya A14 di Jerman pada malam hari dan dilaporkan terjadi bulan lalu. Mobil yang dikemudikan pengendara naas tersebut berjenis Porsche cabriolet atau bertipe atap terbuka.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.45 di jalan tol A14 antara Halle dan Leipzig di Jerman tengah. Menurut polisi, seperti dikutip dari tag24.de, di persimpangan Halle-Peissen pengemudi Porsche Carrera Cabriolet kehilangan kendali yang menyebabkan kendaraannya tergelincir.
Mobil itu kemudian menabrak penghalang tengah (pintu gerbang tol), terpental, dan terhuyung-huyung di sepanjang jalan sampai disadari oleh pengguna jalan lainnya bahwa pengemudi tersebut sudah tewas dengan kondisi tanpa kepala.
Pengemudi Porsche tewas di lokasi kecelakaan. Menurut dua video yang diunggah ke media sosial oleh pengemudi truk Polandia yang menyaksikan kecelakaan itu, pria tersebut masih duduk di kursi kemudi namun kondisi kepalanya sudah terpenggal.
Dalam salah satu video, terlihat kendaraan yang rusak melaju perlahan di sepanjang jalan raya. Kedua pengemudi mencoba menghentikannya dengan aman.
Sebaliknya, video kedua, yang telah diblokir Twitter beberapa kali, memperlihatkan mayat dengan kepala terpenggal tergeletak di reruntuhan. Kata-kata tanpa sensor diucapkan dalam rekaman.
Polisi Jerman memperkirakan kerugian material dari insiden tersebut sekitar EUR 100 ribu atau berkisar Rp 1,6 miliar lebih. Pascatragedi tersebut, sekitar jalan raya A14 harus ditutup dua arah dan disebut sempat menyebabkan kemacetan lalu lintas.
Versi lain kecelakaan Porsche tersebut juga banyak bermunculan di medsos. Diduga orang-orang yang terlibat dalam kejadian tersebut, yang mengangkut angkutan berukuran besar, menceritakan bahwa pengemudi Porsche berusaha menyalip saat pengemudi kendaraan yang mengiringi angkutan tersebut berusaha menutup jalan.
Saat itulah pengemudi Porsche hendak mulai menyalip di jalur darurat. Selama bermanuver, dia diduga kehilangan kendali kendaraan dan menabrak penghalang.
Seseorang yang diduga saksi menambahkan bahwa tubuh tidak terpenggal, tetapi terluka parah. Namun, versi ini belum dikonfirmasi secara resmi. (jpg/ria) Editor : Syahaamah Fikria