Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Kisah Bang Si Hyuk, Pendiri HYBE Pembeli 14,8 Persen Saham SM: Disepelekan dan Sakit Hati

Syahaamah Fikria • Jumat, 10 Februari 2023 | 23:00 WIB
Pendiri HYBE, Bang Si Hyuk bersama BTS.
Pendiri HYBE, Bang Si Hyuk bersama BTS.
RADARSOLO.ID - Di tengah kesepakatan pembelian 14,8 persen saham SM Entertainment oleh HYBE dan menempatkan perusahaan agensi itu sebagai pemegang saham terbesar SM, nama Bang Si Hyuk pun tak luput dari sorotan.

Betapa tidak, Bang Si Hyuk mampu menempatkan HYBE sejajar dengan perusahaan agensi Big 3 (SM Entertainment, YG Entertainment dan JYP). Itu terjadi sejak boygroup yang dinaunginya, BTS berhasil sukses di kancah musik dunia dan mencetak berbagai rekor.

Namun, siapa sangka, di tengah kesuksesannya saat ini, Bang PD-sapaan akrabnya, melalui jalan terjal dan sempat diremehkan perusahaan label Amerika Serikat.

Pengalaman pahit pria kelahiran tahun 1972 yang masuk daftar Orang Terkaya Korea versi Majalah Forbes tersebut disampaikan oleh Scooter Braun, CEO HYBE America, di ajang Billboard’s Visionary Award 2023. Di ajang itu, Bang PD menerima salah satu penghargaan tersebut.

Dilansir PojokSatu.id, Scooter Braun menceritakan hal itu di hadapan semua petinggi industri musik dunia, baru-baru ini di Amerika Serikat. Dia mengungkapkan bagaimana perkenalannya dengan Bang PD saat HYBE melebarkan sayapnya pada 2021 dengan mendirikan HYPE America.

“Saat Covid aku ditelepon dan ditanya apakah tertarik bergabung dengan perusahaan Korea. Dan aku sudah melihat BTS dan melihat Bang dari kejauhan, aku penasaran dan aku tidak mau orang lain tahu, aku bilang ayo bertemu dan bicara,” ungkapnya.

Mereka melakukan rapat dan pertemuan via zoom. Tercatat ada enam kali zoom yang mereka lakukan. Dan, uniknya alih-alih bicara kerja sama perusahaan, mereka malah ngobrol tentang keluarga, hobi, impian, kekecewaan.

“Enam kali zoom kami tidak pernah bicara tentang transaksi, kami tidak bicara tentang kesepakatan. Enam kali zoom, pertama kami bicara tentang filosofi, keluarga, musik, impian dan apa yang inginkan kami raih, kekecewaan dan bercanda. Dan, kami jadi seperti saudara lintas samudera, dan kemudian kami sepakat dan jadi satu perusahaan,” ujarnya.

Di mata Scooter Braun, Bang PD adalah orang yang paling visioner yang pernah ditemuinya dalam hidupnya. Meski sukses, Bang PD adalah sosok yang ramah.

“Dia (Bang PD) menuliskan catatan di kertas putih di tahun 2011 tentang mau seperti apa perusahaann BigHit dan HYBE 10 tahun kemudian. Dan menakutkan karena 10 tahun kemudian, persis tercapai seperti yang dituliskan Bang di kertas putih itu,” ungkapnya.

Saat itulah, Braun kemudian menceritakan satu kejadian yang sempat membuat emosi Bang PD memuncak. Karena dia diremehkan oleh perusahaan label Amerika Serikat, ketika mengajukan kerja sama.

“Aku ingin menceritakan kejadian menarik bagaimana dia bisa ada di sini di industri musik Amerika. Alasan kenapa kalian tidak pernah bertemu dengan Bang, sebagian besar kalian tidak pernah melakukan pertemuan dengannya dengan segala kesuksesannya,” ungkap Braun.

Karena saat Bang PD datang ke Amerika Serikat 15 tahun lalu, dengan segala skill-nya yang tersohor sebagai produser sukses Korea, malah disepelekan.

“Dia ada pertemuan dengan perusahaan label besar di Amerika untuk membicarakan apa yang bisa dibuat kerja sama. Pada pertemuan pertama, mereka menempatkannya di lobi. Setelah dua jam mereka bilang tunggu satu jam lagi, dan setelah tiga jam mereka minta maaf dan membatalkan pertemuan, mereka membuatnya marah,” kenangnya.

Saat itu, Bang PD pulang dengan dendam dan janji bahwa dia tidak akan kembali ke Amerika Serikat sampai benar-benar mampu menciptakan industri musik sendiri.

“Dan dia berhasil melakukan itu. Dia berhasil membawa grup dari Asia (BTS) menjadi grup terbesar di dunia,” ungkapnya, lalu memanggil Bang PD naik ke podium.

Bang PD mengatakan dalam sambutannya saat menerima penghargaan, bahwa sejak dulu kecintaannya terhadap musik tidak berubah. “Perjalanan panjangku adalah ingin selalu bersama dengan musik, aku selalu menjadikan musik sebagai prioritas dan menjadikan fans menikmati itu,” ujarnya.

Bang PD juga sangat dicintai ARMY-fans BTS. Mereka menamainya Papa Bear. Ini lantaran Bang Si Hyuk selalu menyebutkan ARMY sebagai salah satu kunci sukses HYBE. Ya, ARMY yang setia mendukung BTS, streaming lagu, membeli album, membeli tiket konser dan lainnya hingga saat ini meski BTS fokus project solo dan menjalani wajib militer satu persatu.

Bang Si Hyuk yang punya nama sapaan lain “Hitman” memulai debutnya sebagai komposer saat masih berkuliah. Tahun 1990-an, dia bertemu Park Jin Young, pendiri JYP Entertainment. Mereka sempat bekerja sama mendebutkan beberapa artis dan grup.

Pada 2005, Bang Si Hyuk meninggalkan JYP Entertainment dan mendirikan perusahaannya sendiri BigHit Entertainment, agensi BTS dan TXT. Kemudian mendirikan HYBE Corporation yang menaungi banyak agensi artis lainnya, di antaranya Seventeen, Enhypen, LE SSERAFIM, NewJeans dan lainnya. (pokoksatu/jpg/ria) Editor : Syahaamah Fikria
#hybe #Bang Si Hyuk #Bang PD #BTS #beli saham SM Entertainment #sm entertainment