RADARSOLO.COM - Israel disebut menggunakan senjata tidak biasa, yang menyebabkan luka barah pada tubuh korban, baik yang tewas maupun terluka.
Juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza Ashraf al-Qudra mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa petugas medis memantau luka bakar parah pada tubuh korban. Luka bakar para itu disebabkan oleh penggunaan senjata yang tidak biasa oleh Israel.
Hingga kini, Israel belum memberikan komentar terkait pernyataan penggunaan senjata tidak biasa tersebut.
Sementara dalam pernyataan terpisah, al-Qudra memperingatkan mengenai "penyakit serius" yang mengancam nyawa lebih dari seribu pasien gagal ginjal. Hal ini menyusul pasokan bahan bakar yang tidak segera tersedia di rumah sakit-rumah sakit dan sektor pelayanan kesehatan.
"Kegagalan menyediakan bahan bakar di rumah sakit-rumah sakit akan menyebabkan penyakit serius yang merenggut nyawa 1.100 pasien gagal ginjal, termasuk 38 anak-anak,” tutur al-Qudra, dilansir dari Antara.
Melihat situasi mengancam ini, dia pun menyerukan kepada warga yang memiliki solar untuk mendonasikan ke rumah sakit. Bantuan itu, berapa pun banyaknya sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan nyawa korban luka maupun sakit.
Diketahui, tentara Israel terus melancarkan serangan udara ke Gaza. Membuat selurtuh kawasan tersebut hancur. Serangan Israel telah menewaskan 4.651 warga Palestina, termasuk 1.837 anak-anak dan 1.023 wanita. Serta melukai 14.245 jiwa.
Belum lagi korban-korban yang terperangkap dan terjebak di reruntuhan bangunan, yang tak diketahui berapa jumlahnya. (antara/ria)
Editor : Syahaamah Fikria