RADARSOLO.COM - Pimpinan Hizbullah Hassan Nasrallah dalam pidatonya menegaskan, pertempuran Palestina dan Israel di Gaza bukanlah perang biasa.
"Ini bukan perang biasa, ini perang yang menentukan dan bersejarah," ucap Nasrallah dalam petikan pidato pertamanya, Jumat (3/11), dilansir dari JawaPos.com.
Nasrallah menyebut, badai Al Aqsa menandai sejarah baru dalam konflik yang berlangsung selama puluhan tahun itu.
"Menentukan nasib bangsa Palestina, serta masyarakat di kawasan dan negara-negaranya," ucap Nasrallah.
Dia pun menegaskan, pertempuran ini harus segera diakhiri dengan kemenangan di pihak Palestina.
"Segala sesuatu yang terjadi di Gaza mengungkap sifat brutal entitas Zionis," ucap dia.
"Musuh Israel tidak dapat melancarkan operasi besar di Gaza karena ketakutan, tidak berdaya dan kalah," imbuh dia.
Sekjen Hizbullah itu juga mengatakan, pihaknya akan ikut berperan untuk mengakhiri agresi Israel di Jalur Gaza.
"Tujuan-tujuan ini harus didefinisikan dengan jelas dan kita harus berusaha untuk mencapainya," kata dia.
Lebih lanjut, pimpinan Hizbullah Lebanon menyampaikan, bahwa kemenangan Gaza sejalan dengan kepentingan nasional Lebanon.
"Kemenangan Gaza menguntungkan pada Mesir, Yordania dan Suriah. Kemenangan Gaza sejalan dengan kepentingan nasional Lebanon," tuturnya.
Diketahui, agresi Israel terhadap Palestina telah menewaskan ribuan warga. Konflik kianmemanas setelah Lebanon dan Houthi Yaman menyatakan ikut dalam pertempuran. (jpg/ria)
Editor : Syahaamah Fikria