RADARSOLO.COM - Badan Pekerjaan dan Pemulihan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (United Nations Relief and Work Agency for Palestine Refugee in the Near East/UNRWA) menyebut, sebanyak 108 staf mereka telah tewas sejak serangan Israel di Gaza pada 7 Oktober.
UNRWA menyebut, jumlah pekerja yang tewas itu merupakan yang terbanyak dalam sejarah.
"Mereka mengalami penderitaan dan luka yang sama dengan pengungsi lainnya, mereka kehilangan orang yang dikasihi. Mereka adalah sumber inspirasi saya, seberkas cahaya yang muncul dari kegelapan," tulisnya di platform media sosial X.
Sementara itu, UNRWA juga menyebut sekira 1,7 juta orang atau hampir 80 persen populasi di wilayah Gaza telah mengungsi sejak 7 Oktober.
Tak hanya memakan belasan ribu korban jiwa, serangan Israel telah menghancurkan infrastruktur kesehatan dan ketahanan pangan. (antara/ria)
Editor : Syahaamah Fikria