RADARSOLO.COM - Jeda kemanusiaan berupa gencatan senjata kiranya masih belum meluluhkan hati Israel untuk mengakhiri perang.
Banyak pihak berharap, gencatan senjata ini dapat diperpanjang atau bahkan dipermanenkan.
Namun, Israel malah membuat pernyataan membuat patah hati mayoritas warga dunia yang merindukan kedamaian di Gaza.
Dilansir dari Antara berdasarkan informasi dari Anadolu, Kepala Staf Umum Pasukan Pertahanan Israel Herzi Halevi menyatakan bahwa pihaknya akan kembali menyerang Gaza setelah jeda kemanusiaan habis.
"Kami akan segera kembali bermanuver di Gaza, memusnahkan Hamas, dan memberikan tekanan besar demi membebaskan sebagian besar sandera yang ditahan di Gaza," katanya.
Selama jeda kemanusiaan yang berlangsung empat hari sejak Jumat (24/11/2023), Israel dan Hamas saling membebaskan tahanan secara bertahap.
Dalam rentang waktu tersebut, Israel akan membebaskan 150 warga Palestina dan Hamas akan membebaskan 50 sandera yang merupakan warga Israel dalam kesepakatan yang sudah terjalin.
Editor : Reinaldo Suryo Negoro