RADARSOLO.COM - Israel diduga melakukan pencurian organ vital jasad warga Palestina. Otoritas Gaza mendorong dilakukannya penyelidikan internasional atas kasus tersebut.
Menurut kantor media pemerintah yang berbasis di Gaza, terjadi perubahan secara signifikan atas jasad warga Palestina yang diserahkan oleh pasukan Israel.
Perubahan tersebut terjadi akibat telah dicurinya organ-organ vital milik jasad itu. Terlabih pasukan Israel menyerahkan jenazah tanpa nama, dilansir dari Antara.
Pasukan zionis juga menolak menyebutkan secara spesifik, di mana para korban itu mereka tangkap.
Ironisnya, kejadian pencurian organ vital jasad warga Palestina itu disebut dilakukan berulang kali selama pasukan Israel melancarkan serangan.
Bahkan, Israel juga menggali kuburan untuk mengangkat jasad-jasad itu dan mengambil organnya.
Pernyataan media pemerintah Gaza ini sekaligus sebagai kritik dan desakan terhadap organisasi internasional yang beroperasi di Gaza.
Sebab, selama ini organisasi internasional, termasuk Komite Internasional Palang Merah dinilai hanya bersikap bungkam atas kejahatan mengerikan yang dilakukan Israel.
Sementara itu, otoritas Israel belum mengomentari tuduhan tersebut.
Diketahui, pada Selasa (26/12) pagi, Israel mengembalikan puluhan jasad warga Palestina yang dibunuh tentara Israel selama operasi darat.
Puluhan jasad itu diterima Kementerian Kesehatan di Gaza melalui perbatasan Kerem Shalom di Jalur Gaza selatan.
Direktur Rumah Sakit Mohammed Yousef El-Najar menyebut, kondisi puluhan jasad atau jenazah itu ada yang masih utuh, hancur, bahkan ada yang sudah membusuk.
“Sebelumnya PBB telah memberi tahu kami soal kedatangan sejumlah syuhada ke Jalur Gaza yang diperkirakan berjumlah 80 jasad,” kata Direktur Rumah Sakit Mohammed Yousef El-Najar.
Puluhan jenazah itu akan dikuburkan di kuburan masal oleh Kementerian Urusan Agama dan Wakaf di Gaza. (antara/ria)
Editor : Syahaamah Fikria