RADARSOLO.COM - Penerbangan pesawat Boeing 777-300ER Singapore Airlines mengalami turbulensi parah saat terbang dari London menuju Singapura. Insiden itu menewaskan seorang penumpang.
Dilaporkan, pesawat Singapore Airlines dengan nomor penerbangan SQ 321 tersebut terbang dari Bandara Heathrow, London pada Senin (20/5) pukul 22.38 waktu setempat.
Pesawat dilaporkan sempat dan bergerak terjun drastis hingga 6.000 kaki atau sekitar 1,8 kilometer, saat alami turbulensi parah pada Selasa (21/5).
Channel NewsAsia (CNA) melaporkan, pesawat itu sempat berada di ketinggian 37.000 kaki pada pukul 04.06 waktu setempat.
Namun, dalam waktu 4 menit kemudian, Singapore Airlines yang membawa 211 penumpang--18 orang di antaranya awak pesawat-- turun hingga 6.000 kaki menjadi 31.000 kaki.
Pesawat akhirnya mendarat darurat di Bandara Internasional Suvarnabhumi, Bangkok pada pukul 15.45 waktu setempat.
Dalam foto-foto yang dikirimkan ke CNA, tampak kondisi lantai bagian dapur pesawat yang kotor karena makanan yang jatuh dan berserakan.
“Jadi saya mulai bersiap menghadapi apa yang terjadi, dan tiba-tiba terjadi penurunan yang sangat drastis sehingga semua orang yang duduk dan tidak mengenakan sabuk pengaman langsung terlempar ke langit-langit,” kata Dzafran Azmir, 28, salah seorang penumpang.
Editor : Syahaamah Fikria